Ilustrasi (Foto: Babies Are Like Cats )
Pet & Animal

Selain Faktor Genetik, Ini Sebabnya Kucing Tidur Melulu

By Ayu Setyowati
Apr 16, 2018

Trubus.id -- Suka perhatikan enggak sih kalau kucing tidur melulu? Kucing ternyata bisa tidur 16 hingga 20 jam sehari, loh. Tidak selalu tidur nyenyak sih, tapi kucing menghabiskan banyak waktu dengan mengambil “tidur siang” singkat yang membangun energi mereka, namun tetap waspada saat mereka merasakan bahaya ataupun kegembiraan.

Dahulu kala, kucing tidak dijinakkan alias tidak dipelihara di rumah. Itu artinya mereka liar dan tidak hidup dengan manusia. Kucing harus berburu untuk bertahan hidup, dan mereka membutuhkan banyak energi untuk itu. 

Sama seperti singa, harimau, dan kucing liar lainnya, kucing peliharaan lebih banyak tidur di siang hari sehingga mereka akan siap berburu di malam hari. Tentu saja, kebanyakan kucing rumahan tidak lagi harus berburu sama sekali. Tetapi jika mereka melakukannya, gen mereka sering menyuruh mereka tidur siang sehingga mereka akan siap. 

Lalu apa saja sih penyebab kucing sering tidur? Berikut ulasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber. 

Bawaan genetik 

Beberapa orang percaya bahwa kucing merupakan hewan nocturnal; artinya mereka adalah  makhluk yang terbangun dan aktif sepanjang malam. Padahal hal ini kurang tepat karena sebenarnya kucing adalah makhluk crepuscular yang paling aktif pada saat pagi hari (matahari terbit) dan sore hari (matahari terbenam) yang merupakan waktu paling mudah untuk mencari makan.

Inilah yang kemudian memengaruhi pola tidur si hewan lucu ini. Mereka akan menjadi sangat aktif pada kedua waktu tersebut, sementara sepanjang hari akan menjadi waktu tidur para kucing.

Menghemat energi 

Meskipun terlihat sangat jinak dan lucu, namun kucing sebenarnya memiliki sisi psikis predator. Hal ini mengindikasikan bahwa bintang ini menghabiskan waktu untuk berlari dan memburu mangsa meskipun telah dipelihara di rumah.

Kucing sebagai predator akan menghabiskan cukup banyak energi untuk berlari, bersembunyi, hingga mendekati lawan. Oleh karena itu, mereka butuh menyimpan dan menghemat energi agar tidak habis sia-sia yang salah satunya ditunjukkan dengan pola tidur terus menerus itu. 

Cuaca dingin atau hujan 

Salah satu penyebab kucing tidur terus-menerus lainnya dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Kucing bisanya akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur apabila cuaca sedang dalam keadaan dingin atau musim hujan.

Hamil 

Kucing yang sering tidur secara terus-menerus juga bisa menjadi salah satu tanda kehamilan pada kucing. Hal ini cukup umum terjadi karena kucing hamil memiliki waktu tidur lebih panjang dari kucing biasa.

Potensi penyakit 

Kucing muda umumnya memiliki waktu tidur lebih panjang dibandingkan kucing dewasa karena hormon pertumbuhan akan dilepaskan ketika mereka beristirahat. Kucing tua – secara natural – juga memiliki waktu tidur lebih lama dibandingkan kucing dewasa sebagai akibat proses penuaan yang dialaminya.

Pada dasarnya,  pola tidur lama memang merupakan salah satu hal normal. Namun apabila kucing tidur secara terus-menerus dan melebihi waktu yang seharusnya, mungkin ini adalah tanda kucing sedang sakit. Apabila waktu tidur ini diiringi dengan tanda-tanda sang kucing lemas dan tidak bergairah, mungkin ini saatnya membawa si Manis ke dokter hewan kesayangan.

Tanda Anemia 

Kucing yang tidur secara terus-menerus juga dapat disebabkan oleh anemia yang sedang menyerang. Apabila ini yang terjadi segera periksa gusinya. Jika warna gusi lebih pucat dari biasanya harus segera waspada karena kemungkinan dia terserang anemia. Segera bawa ke dokter langganan karena jika penanganan terlambat bisa menyebabkan kematian. [NN]

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration