Penyelam Pemula, Penyebab Rusaknya Terumbu Karang di Indonesia?

TrubusLife
Astri Sofyanti | Followers 0
13 Mar 2018   21:30

Komentar
Penyelam Pemula, Penyebab Rusaknya Terumbu Karang di Indonesia?

Fun Diving (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Kegiatan menyelam atau diving belakangan ini menjadi olahraga air yang cukup populer di Indonesia. Wajar saja, dengan menyelam, seseorang dapat menikmati keindahan biota laut seperti ikan dan juga terumbu karang yang jarang ditemui.

Tapi siapa yang mengira, menyelam ternyata punya andil dalam perusakan terumbu karang di Indonesia. Rusaknya terumbu karang ini disebut karena ulah penyelam pemula yang belum tahu banyak soal etika dalam olahraga tersebut.

Baca Lainnya: Kegiatan Snorkeling dan Diving Cenderung Rusak Terumbu Karang

“Seorang diver pemula suka memegang karang, belum lagi karena skill yang masih terbatas kerkarang vin (kaki katak) suka mengaduk pasir. Kondisi ini dapat membuat karang tertutup pasir dan tentu saja berpengaruh terhadap ekosistem terumbu karang,” kata Randi Rastu, seorang Dive Master ketika menjadi pembicara di acara Deep & Extreme di Jakarta convention Center, akhir pekan lalu.

Hal serupa juga diungkapkan Budhi Hascaryo, Founder of Fisheries Diving Club (FDC) (FDC IPB Instructor). Budhi mengatakan, banyak penyelam pemula yang belum menguasai atau paham mengenai terumbu karang yang seharusnya tidak boleh disentuh. Karena ketidaktahuannya itu, banyak diver pemula tanpa bersalah menyentuh karang-karang tersebut.

Menurut Budhi, ancaman kerusakan terumbu karang bisa dikurangi. Salah satu caranya, dengan sertifikasi. Dengan pemberian serifikat, diharapkan penyelam pemula jadi lebih bertanggung jawab.

Budhi menambahkan, seorang penyelam seharusnya memang memegang 3 poin penting yang harus ditetapkan dalam menjalani olahraga bawah air ini. Yang pertama terkait pengetahuan. Hal ini bisa diperoleh dari para instruktur atau mencari sendiri.

Yang kedua, penyelam pemula harus memiliki skill yang baik ketika berada di dalam air hingga bisa mengantisipasi gerakan yang tidak perlu yang pada akhirnya merusak terumbu.

Baca Lainnya: Fun Diving di Raja Ampat Perlu Didampingi Agar Keindahan Terumbu Karang Terjaga

Sementara yang terakhir, penyelam pemula juga harus memiliki prilaku yang baik. Dengan prilaku yang baik diharapkan penyelam pemula bisa dengan bijaksana menjaga terumbu karang yang ada.

Menurut Budhi, poin ketiga ini paling banyak dilanggar penyelam pemula.

“Attitude (prilaku) itu betul-betul diajarkan disiplin ketika pelatihan tapi ketika praktik langsung kebanyakan diver pemula akan lupa karena terlalu fokus mementingkan skill,” ujarnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: