Ilustrasi (Foto: Pixabay/designerpoint)
Pet & Animal

Mirip Manusia, Gajah Asia Ternyata Bisa Tunjukan Rasa Empati dengan Sesama

By Astri Sofyanti
Apr 16, 2018

Trubus.id -- Sifat empati ternyata tak hanya dimiliki oleh manusia saja loh, tapi satwa yang satu ini dipercaya juga bisa memiliki rasa empati kepada sesama gajah. Gajah Asia (Elephas maximus) ternyata bisa menunjukkan rasa empatinya terhadap sesama gajah lain yang tengah berduka.

Rasa empati yang ditunjukan gajah kepada sesamanya, bisanya dilihat dari sentuhan dan suara gajah. Perilaku gajah yang tak banyak diketahui orang ini ternyata ditujukan untuk menyemangati gajah lainnya yang tengah bersedih.

Hal tersebut dibenarkan oleh Joshua Plotnik, peneliti dari University of Cambridge di Inggris, yang mengatakan penelitian observasi prilaku gajah afrika telah dilakukan selam 50 tahun, hasilnya mengatakan jika gajah adalah makhluk sosial.

Baca Lainnya: Chicco Jerikho Kampanyekan Hentikan Perburuan Gajah

“Mereka punya sifat empati dan bisa berpikir tentang hubungan sosial serta dapat mengambil keputisan sosial yang dapat memengaruhi hidup mereka dan gajah lainnya,” ucapnya dikutip Science Daily.

Tim peneliti tersebut mengatakan seekor gajah dapat menunjukan kesedihan yang membuat gajah lain akan mengikuti perilaku serupa atau tengah berempati terhadap kesedihan gajah lainnya.

“Tingkah laku ini kami sebut sebagai penularan emosi yang bisa dilihat dari sebuah reaksi empati,” tambah Plotnik.

Ketika gajah tengah bersedih, gajah lain akan saling mendekati, mereka biasanya akan saling menyentuh wajah, gajah lain akan meletakkan belalainya pada mulut gajah yang bersedih dengan mengeluarkan suara.

Baca Lainnya: Chicco Jerikho Terus Berlari Demi Lestarikan Gajah

Mereka akan saling menyentuh ketika mendapati seekor gajah tengah bersedih. Hal itu menunjukkan, seluruh prilaku menyentuh dan vokalisasi tersebut mungkin saja berkaitan dengan peristiwa yang membuat gajah menjadi depresi.

Perilaku gajah yang seperti ini mirip dengan yang dilakukan oleh simpanse. Primata satu ini juga memiliki hubungan sosial dengan sesama simpanse.

"Ini adalah penelitian yang amat penting dan sangat menarik," jelas Marc Bekoff, profesor emeritus di University of Colorado, Boulder. [NN]

Guna mengungkap kemampuan sosial dan kecerdasan gajah, Plotnik mengatakan, sangat penting dilakukan dalam upaya melestarikan gajah.

Plotnik adalah pendiri sekaligus CEO Think Elephants International, sebuah LSM yang mendukung konservasi gajah di dunia. [NN]

 

 

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration