Manchineel, Pohon Paling Berbahaya di Dunia

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
14 Juni 2018   19:00

Komentar
Manchineel, Pohon Paling Berbahaya di Dunia

Semua bagian dari pohon bernama latinHippomane mancinella sangat beracun. (Foto: iNaturalist)

Trubus.id -- Dalam bahasa Spanyol, pohon manchineel ini disebut Arbol de la muerte, yang artinya pohon kematian. Bahkan, Guiness World Record menyebut pohon manchineel sebagai pohon paling berbahaya di dunia.

Itu karena, pohon yang berasal dari bagian tropis Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Selatan bagian utara ini beracun. Manchineel termasuk genus Euphorbia, di mana pohonnya menghasilkan getah yang dapat merembes keluar dari segala bagian pohon, mulai dari kulit, daun dan bahkan buah.

Foto: World's Most Amazing Things

Berdasarkan keterangan dari Florida Institute of Food and Agricultural Sciences, semua bagian dari pohon bernama latin Hippomane mancinella sangat beracun. Karena itu, melakukan kontak dengan bagian pohon ini akan berefek mematikan, termasuk rasa terbakar pada kulit.

Getah manchineel mengandung phorbol ester, senyawa kimia yang ditemukan di beberapa tanaman dan biasanya beracun. Parahnya, phorbol larut dalam air. Jadi, jangan berdiri di bawah pohon manchineel sewaktu hujan karena tetesan air hujan yang membawa getah encer masih bisa membakar kulit Anda.

Foto: Science Alert.

"Meski begitu, ancaman kematian yang sebenarnya berasal dari buah bulat kecil. Memakan buah tersebut dapat berakibat fatal, membuat muntah dan diare, serta dehidrasi akut," ucap Ella Davies, dikutip dari BBC.

Walaupun beracun, pohon manchineel berfungsi sebagai semak besar yang padat. Cocok digunakan sebagai penahan angin yang sangat baik dan perlindungan terhadap erosi di pantai. Bahkan, tukang kayu di Karibia menggunakan kayu pohon ini untuk keperluan pembuatan furnitur. Untuk menetralisir getah beracun tersebut, mereka memotongnya dengan hati-hati dan kemudian menjemurnya di bawah sinar matahari. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: