Burung Cucak Ijo (Foto : Trubus.id/Hadi)
Pet & Animal

Ini Dia Kunci Utama Perawatan Burung

By Ayu Setyowati
Apr 12, 2018

Trubus.id -- Persoalan yang paling banyak muncul dalam berbagai forum burung adalah bagaimana membuat burung yang tidak bunyi menjadi berbunyi; bunyi jelek menjadi bagus; bunyi bagus tetap konsisten. Hal ini sangat wajar karena tujuan utama yang dikejar para penggemar burung kicau adalah bagaimana burung mereka bisa berbunyi bagus. 

Kicauan burung sangat berkaitan dengan kesehatan sebagai variabel independen. Kesehatan juga meliputi kesehatan fisik dan mental, yang keduanya tidak bisa dipisahkan sama sekali. Sesehat apapun kondisi fisik burung, kalau kondisi mentalnya terganggu, maka akan berpengaruh terhadap kesehatan fisiknya yang berujung pada burung yang tak mau bunyi, begitu juga sebaliknya. 

Segi Pakan 

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam hal perawatan burung adalah soal pakan. Kesehatan fisik akan tercapai bila burung tercukupi dalam hal pakan (4 sehat, 5 sempurna), air dan sinar matahari. Sedangkan kesehatan mental akan tercapai bila burung berada dalam kondisi “senang” dan tidak tertekan. 

Berkaitan dengan terpenuhinya 4 sehat 5 sempurna tadi, maka pentinglah bagi burung untuk selalu disuplai makanan tambahan.

– Untuk burung dengan pakan utama serangga perlu diberi tambahan vitamin secara rutin dan terukur. Untuk jenis burung ini yang terbiasa diberi voor, bisa dipertimbangkan perlu tidaknya pemberian vitamin. 

Kalau dalam kemasan voor sudah tertulis bahwa voor tersebut kaya akan kandungan vitamin, mungkin tak perlu ada tambahan suplemen. Untuk burung-burung yang tidak diberi voor (karena dikhawatirkan akan menurunkan kualitas suara) mutlak harus ditambah suplemen, khususnya vitamin.

– Untuk burung dengan pakan utama berupa buah, perlu diberi serangga secara teratur dan terukur.

– Untuk burung pemakan biji, perlu sering diberi serangga dan buah/sayuran. Kenari dan branjangan misalnya, perlu ada kroto dalam menu makanannya.

Berkaitan dengan terpenuhinya sinar matahari - untuk pengubahan pro vitamin D menjadi vit D dan untuk mematikan jamur dan juga kutu - maka diperlukan penjemuran. Untuk sekadar alasan kesehatan, penjemuran rutin cukup dilakukan 30 – 60 menit di pagi hari.

Konsistensi Pemberian Pakan 
 

Lebih penting dari semua hal di atas adalah masalah konsistensi dalam pemberian pakan, baik dalam hal jadwal maupun takaran. Pemberian pakan dengan jadwal yang tidak teratur; jumlah yang tidak teratur; jenis pakan yang berganti-ganti, bisa membuat burung tidak stabil.

Berkaitan dengan masalah konsistensi inilah maka perlu menetapkan jenis, jadwal dan jumlah pakan yang dilaksanakan secara konsisten.

Demikian pula halnya dalam hal memandikan dan menjemur, baik dari segi jadwal maupun frekuensi harus konsisten. 

Kalau memang perlu ada perubahan maka hendaknya perubahan tidak dilakukan secara drastis dan konsisten, melainkan bertahap. 

Tips dan trik menjaga kesehatan fisik burung:
1. Jangan pernah iseng memberi pakan burung tidak pada jadwal waktunya. 

2. Jangan iseng memandikan burung tidak pada waktunya.

3. Jangan iseng menjemur burung lebih lama dari biasanya untuk sesekali waktu. 

4. Jangan iseng meniru-niru pola pakan dari kawan, jika kamu tak yakin bisa konsisten untuk melaksanakannya.

5. Jangan sampai kehabisan voor merk tertentu yang biasa diberikan ke burung kamu.

Tips dan trik menjaga kesehatan mental burung:

1. Biasakan mengubah-ubah tempat gantungannya di tempat-tempat yang relatif ramai, gaduh, berisik.

2. Jangan mengubah-ubah posisi tempat pakannya.

3. Jangan mengubah-ubah bentuk dan ukuran tempat tenggeran/tangkringannya.

4. Biasakan burung dengan kerodong, topi, payung dan lain-lain, dengan warna yang beragam.

5. Biasakan dipertemukan dengan burung lain, baik sejenis maupun lain jenis.

6. Biasakan dibawa bepergian entah untuk tujuan lomba, atau sekadar berkeliling kota. 

7. Milikilah burung sejenis sebagai sparring partner dengan kualitas mental yang jeblok, untuk selalu “dilabrak” oleh burung andalan kita. Ini seperti kalau kita punya ayam bangkok petarung, maka kita perlu ayam jago lainnya. Ini bertujuan meningkatkan mental burung dengan cara memberi perasaan bahwa dia adalah burung juara. [NN]

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration