Greater glider, satwa langka asal Australia yang hampir punah. (Foto: australiangeographic)
Pet & Animal

Greater Glider, Si Tupai Terbang yang Hampir Punah

By Ayu Setyowati
May 15, 2018

Trubus.id -- Sekilas, mereka mungkin terlihat seperti boneka teddy yang fluffy. Namun, hewan-hewan kecil ini bisa melayang 300 kaki di udara, dari pohon ke pohon di rumah hutan mereka. Inilah greater glider, marsupial yang tak diragukan lagi menggemaskan.

Tinggal di hutan eukaliptus di Australia bagian timur, hewan dengan nama latin Petauroides volans ini merupakan makhluk nokturnal sejenis tupai terbang. Namun, kebanyakan orang bahkan tidak tahu keberadaannya, which is turning out to be bad news.

Greater glider biasanya tinggal di pohon-pohon tua yang berlubang. Beberapa waktu lalu, sebuah pohon tua yang menjadi tempat tinggal greater glider ditebang untuk memberi ruang bagi proyek-proyek pembangunan atau operasi penebangan. Vegetasi yang mereka andalkan untuk makanan juga dihapus selama pengembangan.

Baca Lainnya: Tupai Malabar, Hewan Raksasa Cantik Multiwarna dari India

“Greater glider bergantung pada lubang pohon, yang hanya ada di eucalypts tua yang sudah berumur 100 tahun atau lebih,” Matt Cecil, manajer proyek untuk Wildlife Preservation Society of Queensland, mengatakan kepada The Dodo.

Ia melanjutkan, “Di mana lahan semak telah ditebang untuk pertanian, produksi kayu, perluasan perkotaan atau infrastruktur linier, ketersediaan lubang pohon jadi jauh berkurang.”

Lebih sedikit pohon berarti lebih banyak masalah bagi spesies ini yang telah mengalami penurunan populasi 80 persen dalam beberapa tahun terakhir. Cecil, yang merupakan bagian dari Jaringan Glider Queensland, koalisi yang secara khusus bekerja untuk membantu spesies greater glider mengatakan jika perjuangan terbesar yang mereka lakukan telah membuat orang-orang menyadari bahwa hewan-hewan ini ada dan memerlukan bantuan.

Foto: Flickr.

"Ini adalah hewan yang luar biasa yang sebagian besar masyarakat Australia tidak akan tahu ada. Sulit sekali melindungi hewan yang tidak diketahui oleh populasi yang lebih besar," keluhnya.

Itulah mengapa, organisasi menghabiskan banyak waktu dengan melibatkan komunitas lokal untuk mendidik mereka tentang greater glider dan spesies lain yang dihadapi di tangan pembangunan, yang pada gilirannya dapat membantu memberikan tekanan ke anggota parlemen untuk memberikan perlindungan hukum bagi hewan.

Jaringan glider juga bekerja di lapangan untuk menguji apakah hewan ini akan menggunakan kotak sarang buatan manusia sebagai alternatif dari pohon-pohon besar yang biasanya mereka pilih untuk ditinggali.

Baca Lainnya: 7 Hal Unik Tupai, Nomor 6 Sungguh Tidak Terduga

Untungnya, kemajuan sedang dalam perjalanan. Baru-baru ini, sebuah perusahaan penebangan industri bernama VicForests telah dilarang beroperasi di habitat utama greater glider di Victoria sampai penilaian populasi penuh dapat diselesaikan.

"Masalah kehilangan habitat sangat terkait dengan industri, transportasi dan pembangunan perumahan. Sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh pemerintah federal dan negara bagian Australia," Cecil menambahkan.

“Namun, mereka layak diperjuangkan. Kami berharap bisa menggunakan greater glider sebagai spesies perlindungan. Jika dapat menggunakan spesies untuk melindungi habitat, maka kita juga telah melindungi habitat untuk berbagai spesies asli lainnya." [DF]

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration