Gagak sedang memangsa katak beracun di Australia (Foto: Istimewa)
Pet & Animal

Cerdas, Gagak HItam Ini Paham Cara Makan Katak Beracun

By Karmin
Feb 03, 2018

Trubus.id -- Seorang naturalis di Australia telah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk mencegah penyebaran kodok beracun yang memangsa apa saja secara masif. 

Kodok ini awalnya berasal dari Amerika. Jenis kodok ini sengaja dibawa ke negara bagian Queensland pada tahun 1935 untuk mengendalikan kumbang yang memakan tanaman tebu.

Ternyata usaha ini menjadi bumerang yang tak pernah diperkirakan. Karena kodok ini sangat cepat berkembang biak di tempat barunya. 

Dari 3.000 ekor yang didatangkan, saat ini telah berkembang biak menjadi sekitar 1,5 miliar ekor. Kodok-kodok  ini sekarang tinggal di Australia timur laut dan  selatan.

Kodok pendatang dengan bentuk tubuh yang besar ini di Australia tidak mempunyai predator alami. Karena kodok ini mempunyai racun yang sangat ampuh yang dikenal dengan bufotoxin. Racun itu ia keluarkan dari punggungnya. Kodok ini sangat mematikan bagi semua hewan di Australia, termasuk seekor buaya air tawar sepanajng 2,4 meter. 

Agar tak jatuh korban lagi, para peneliti melatih satwa liar untuk menghindari kodok ini menggunakan strategi "mengenalkan rasa kodok beracun". Para peneliti membagikan sosis kecil yang berasal dari daging kodok dan mengirimkan ke beberapa tempat yang belum ada komunitas kodoknya.

Karena keracunan, para hewan itu lalu belajar untuk mengetahui bahwa daging kodok itu beracun. 

Tapi burung gagak Australia tidak membutuhkan bantuan manusia.

Iflscience.com menulis, fotografer Geografi Australia Steve Wilson telah menemukan, gagak hitam mempunyai cara untuk memakan kodok tersebut dan terhindar dari keracunan.  

"Gagak menghindari kontak dengan cairan yang ada di punggung kodok, "katanya.

"Burung pintar ini mampu memilih mana yang akan di makan tanpa menyentuh bagian punggung kodok.  Gagak memakan  paha, lidah dan usus saja.

Wilson menulis, untuk memakan kodok beracun itu, gagak hitam perlu waktu sekitar 40 menit. Ia tampak sangat hati-hati memangsa makanan yang satu ini.  Uniknya gagak-gak lain mengamatinya.

Gagak memang dikenal karena kemampuan mereka untuk belajar dari satu sama lain.  Cerdas banget ya? [KW]

 .

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration