Ilustrasi (Foto: Taste )
Health & Beauty

Berhenti Mengonsumsi Susu Bisa Bikin Laktosa Intoleran

By Ayu Setyowati
Apr 16, 2018

Trubus.id -- Sebagai salah satu sumber protein dan kalsium, susu penting untuk tubuh. Berhenti meminum susu, ternyata justru membuat tubuh menjadi laktosa intoleran.

Laktosa intoleran atau defisiensi laktosa berarti kekurangan enzim laktase yang diperlukan untuk mencerna gula susu (laktosa). Meski tak berbahaya, namun gejalanya sering kali membuat penderita merasa tak nyaman.

Biasanya orang yang menghindari produk olahan susu karena dianggap dapat merusak pola diet mereka. Padahal, berhenti mengonsumsi susu sepenuhnya dapat menyebabkan tubuh memiliki efek negatif kepada susu.

Baca Lainnya: Si Kecil Laktosa Intoleran, Ini Jenis Susu Nabati Terbaik Untuknya

Banyak orang secara alami memiliki laktosa maldigesters, tubuh kesulitan dalam mencerna laktosa terutama di negara yang memiliki susu sebagai bahan dasar makanan mereka. Tubuh mereka tidak memproduksi banyak laktase, salah satu enzim yang berguna memecah laktosa.

Seiring bertambahnya usia, tingkat enzim terus menurun, tapi semakin banyak susu yang kamu konsumsi maka semakin banyak laktase yang dihasilkan oleh bakteri baik dalam tubuh.

"Bakteri dalam usus besar harus diberi makan untuk bertahan hidup. Orang-orang yang terbiasa mengonsumsi laktosa, memiliki enzim laktase yang lebih banyak. Sehingga mereka tidak memiliki efek samping dari mengonsumsi susu," ungkap Dennis Savaiano selaku salah satu professor di Nutrition Policy di Purdue University, seperti dilansir dari DetikFood.

Baca Lainnya: 2020 Indonesia Terancam Krisis Susu Segar

Umumnya gejala efek samping dari mengonsumsi susu adalah mual dan muntah. Sebaliknya, jika seseorang berhenti mengonsumsi susu dalam periode yang lama, maka tubuh tidak terbiasa mencerna laktosa yang terdapat dalam susu atau olahan susu sehingga tubuh mulai menolak.

Ini karena enzim laktase yang rendah, sehingga tubuh secara tidak langsung menjadi laktosa intoleran terhadap susu.

Dennis menyarankan untuk tetap mengonsumsi sedikit susu kedelai atau almond, agar tubuh tidak laktosa intoleran terhadap susu.

Atau jika kamu memutuskan untuk kembali mengonsumsi susu, kamu bisa memulainya dengan mengonsumsi susu dengan takaran sedikit dan mengonsumsi produk olahan susu seperti keju, agar tubuh bisa terbiasa memecah laktosa lagi. [NN]

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration