Menurut studi terbaru, menggunakan serbet berulang kali dapat membuat keluarga kita keracunan makanan. (Foto: A Touch of Lace)
Health & Beauty

Awas, Jarang Ganti Serbet Bisa Bikin Keracunan Makanan

By Ayu Setyowati
Jun 13, 2018

Trubus.id -- Trubus Mania, kapan terakhir kali kamu mengganti atau mencuci serbet di dapur? Menurut studi terbaru, menggunakan serbet berulang kali dapat membuat keluarga kita keracunan makanan. Kesimpulan ini didapat setelah para ilmuwan dari Universitas Mauritius meneliti 100 serbet yang dipakai selama sebulan.

Ahli menemukan ada penumpukan bakteri pada 49 serbet, dengan lebih dari sepertiganya positif mengandung bakteri koliform. Bakteri E.coli adalah salah satu anggota bakteri koliform. Menurut ahli, bakteri E.coli lebih mungkin berkembang pada serbet yang dibiarkan lembap. Sementara bakteri koliform dan Staphylococcus aureus (MRSA) terdeteksi berkembang pesat di dapur yang menerapkan diet non-vegetarian.

"Studi kami menunjukkan jumlah anggota keluarga dan praktik kebersihan dapur memengaruhi jumlah mikroba pada serbet," ujar peneliti, Dr. Susheela Biranjia-Hurdoyal dilansir The Independent.

Baca Lainnya: Dapur, Tempat yang Banyak Bakteri Berbahaya

Susheela dan timnya mengatakan, bakteri E.coli pada beberapa serbet yang digunakan dalam penelitian kemungkinan berasal dari pencermaran feses. Artinya, pengguna tidak menjaga kebersihan.

Jika ditotal, sebanyak 37 persen serbet dalam penelitian dicemari bakteri koliform, di mana 37 persen positif ditumbuhi bakteri Enterococcus, dan 14 persen mengembangkan bakteri Staphylococcus aureus.

Ini artinya, sebagian besar serbet yang ada di dapur, mengandung bakteri jahat. Sebagai gantinya, peneliti menyarankan untuk menggunakan tisu sekali pakai yang lebih higienis.

Baca Lainnya: Selain Talenan, Waspada 7 Peralatan di Dapur yang Mengandung Bakteri

"Data menunjukkan, orang menjadi tidak higienis saat menangani makanan non-vegetarian," imbuh Susheela.

Ia melanjutkan,"Serbet lembap dan jarang diganti harus dihindari. Selain itu, keluarga dengan jumlah besar yang ditinggali anak-anak dan manula harus sangat waspada terhadap kebersihan dapur."

Bakteri koliform dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari kram perut, demam, dan muntah. Pada kondisi lebih serius, bakteri ini akan menyebabkan pneumonia, menimbulkan gangguan pernapasan. Bakteri Staphylococcus aureus dapat menularkan racun, menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa seperti meningitis, bakteremia, dan sindrom syok toksik. [DF]



 

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration