5 Tanda Kamu Kekurangan Vitamin D (FOTO: IWSay)
Health & Beauty

5 Tanda Kamu Kekurangan Vitamin D

By Ayu
May 24, 2018

Trubus.id -- Kita memang membutuhkan vitamin D untuk membangun tulang yang kuat dan sehat — tetapi itu bukan satu-satunya hal yang bisa dilakukan oleh vitamin yang bisa didapat dari sinar matahari.

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, memainkan peran dalam pertumbuhan sel yang tepat, dan bahkan mengurangi peradangan yang menyebabkan penyakit, menurut National Institutes of Health (NIH).

Dan kenyataannya, banyak dari kita tidak mendapat cukup vitamin D. Secara global, sekitar 1 miliar orang tidak mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup. Itu karena sangat sedikit makanan yang secara alami mengandung zat ini.

Memang, ada sebuah dilema yang berat. Jika kamu secara konsisten memakai tabir surya untuk melindungi kulit dari kanker, di sisi lain kamu bisa mengalami defisiensi vitamin D.

Baca Lainnya: Haruskah Berhenti Gunakan Tabir Surya Demi Vitamin D?

Namun ternyata, untungnya, kulit kamu masih mengonsumsi beberapa vitamin D bahkan ketika kamu memakai tabir surya.

Mengabaikan asupan vitamin D memang mendatangkan risikonya sendiri, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes sebanyak dua setengah kali, kata Michael Holick, MD, penulis “The Vitamin D Solution” dan profesor kedokteran, fisiologi dan biofisika di Boston. Pusat Medis Universitas.

Kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan risiko depresi, kanker tertentu, demensia, dan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Berikut adalah lima tanda kekurangan vitamin D — dan bagaimana cara memastikan kamu mendapatkan cukup vitamin, seperti dilansir dari Prevention.

Berkeringat lebih dari biasanya

Seringkali sulit untuk mengetahui apakah bayi yang baru lahir kekurangan vitamin D, tetapi dahi yang berkeringat adalah salah satu gejala pertama yang terlihat, kata Dr. Holick. Gejala yang sama berlaku untuk orang dewasa, jadi jika kamu banyak berkeringat sementara tingkat aktivitas tetap stabil, lingkungan tidak terlalu panas, kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk berbicara dengan dokter.

Baca Lainnya: 7 Reaksi Tubuh Jika Kekurangan Vitamin D 

Terlihat lemah

Kekurangan vitamin D dapat membuatmu merasa lelah, bahkan ketika kamu mendapat cukup tidur.

Satu studi dari University of Tulsa menemukan bahwa para atlet yang kekurangan vitamin D dalam darah mereka tidak dapat mengangkat banyak beban berat, berlari cepat atau melompat sejauh atau tinggi sebagaimana biasa.

Merasa tertekan

Banyak hal yang dapat membuat kamu merasa sedih, tetapi semakin banyak penelitian yang menghubungkan depresi dengan kekurangan vitamin D, terutama ketika bicara soal gangguan afektif musiman, menurut satu kajian studi internasional.

Sementara para ilmuwan masih mencoba untuk mencari tahu mengapa keduanya terhubung, penulis penelitian menjelaskan bahwa vitamin D dapat bekerja di area otak yang sama — dan berdampak pada hormon rasa-senang yang sama, seperti serotonin dan dopamine — seperti yang memengaruhi suasana hati kamu.

Berjuang melawan rasa sakit dan nyeri acak

"Beberapa pengalaman yang dilaporkan seperti sakit dan nyeri di tulang, yang dikenal sebagai osteomalacia," kata Holick.

Mereka yang didiagnosis dengan radang sendi atau fibromyalgia mungkin benar-benar tak cukup mendapat vitamin D, karena kekurangan dapat menyebabkan nyeri sendi dan otot. Jika ketidaknyamanan berlangsung selama beberapa minggu, tanyakan kepada dokter apakah kekurangan vitamin D bisa menjadi penyebabnya dan jika program pengobatan harus menyertakan vitamin.

Mudah patah tulang

Tubuh berhenti membangun massa tulang sekitar usia 30 tahun, dan kekurangan vitamin D dapat mempercepat atau memperburuk osteoporosis, suatu kondisi di mana tulang kamu menjadi rapuh dan lebih rentan terhadap fraktur, menurut penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition.

Baca Lainnya: Kulit Terbakar Kembali Mulus Berkat Vitamin D

Cara mendapatkan vitamin D yang cukup

Kamu bisa dengan mudah mendapatkan semua vitamin D yang dibutuhkan melalui paparan sinar matahari, tetapi American Academy of Dermatology sangat menegaskan bahwa memakai SPF 30 atau lebih tinggi sangat penting jika kamu ingin mencegah perkembangan berbagai kanker kulit. Ingat, kulit mungkin masih bisa mengonsumsi sedikit vitamin D bahkan ketika kamu memakai SPF.

Lalu, kamu juga bisa menambahkan vitamin D dalam diet. Ikan tertentu — seperti salmon, ikan todak, sardin dan tuna — akan menjadi sumber terbaik, tetapi kamu juga dapat menemukan vitamin D dalam telur, keju, jamur, atau jus jeruk, susu, sereal, atau yoghurt yang diperkaya.

Kemudian, jika masih secara konsisten mengalami beberapa gejala di atas, bicarakan dengan dokter untuk dapat menguji kadar vitamin D dan meresepkan suplemen jika diperlukan.[KW]

Komentar

    Silahkan masukkan komentar...

Your email address will not be published.

Registration Login
Sign in with social account
or
Lupa Password?
Daftar Login
Sign in with social account
or
Registration Login
Registration