MUFFEST 2018: Masa Depan Fashion Muslim Indonesia Cerah

TrubusLife
Karmin Winarta | Followers 0
21 April 2018   08:35

Komentar
MUFFEST 2018: Masa Depan Fashion Muslim Indonesia Cerah

MUFFEST) 2018 (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Perkembangan fashion muslim begitu pesat. Dan Indonesia konon menjadi salah satu ikon fashion muslim dunia. Jumlah kaum musilm yang luar biasa besar ini menjadikan bisnis di bidang fashion juga mengalami peningkatan.

Buktinya makin banyak event atau acara festival fashion muslim di Indonesia. Salah satu even fashion muslim yang sedang berlangsung adalah Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2018.

Acara yang berlangsung mulai 19-22 April 2018 ini resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Pramono Anung, dan Ali Charisma, selaku National Chairman of Indonesian Fashion Chamber (IFC).
 
Bertempat di area Main Lobby & Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Presiden Joko Widodo mengatakan, “Industri kreatif, termasuk industri fashion muslim punya masa depan yang cerah.

"Karena saat ini kita hidup di era teknologi, era keterbukaan, era kompetisi, dan era lifestyle. Busana muslim sudah melekat dengan masyarakat Indonesia. Setiap kali saya keliling dunia, banyak bertemu dengan orang, selalu mereka menyampaikan bahwa busana muslim dari Indonesia sangat disukai dan digandrungi". 

Ia menambahkan, "kata mereka, model dan desainnya bagus dan kreatif. Sekarang tinggal bagaimana kita menjadikan Indonesia sebagai pusat busana muslim dunia,” tutur Presiden Jokowi dalam pidato sambutannya.
 
Presiden Jokowi pun berharap agar ke depannya busana muslim Indonesia dapat lebih menunjukkan ciri khas Indonesia karena menurutnya fashion yang paling baik adalah yang dapat memadukan elemen tradisi dan modernitas.

Lebih lanjut, Presiden mengajak para pelaku industri ini untuk bersinergi dengan sektor-sektor lain dan memperhatikan perkembangan terkini aspek teknologi seperti e-commerce untuk memenuhi pola konsumsi masyarakat yang bergeser dari offline menuju online.
 
Ali Charisma menyatakan, dengan jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia, otomatis Indonesia menjadi target pasar brand-brand luar negeri. Terbukti dengan maraknyabrand terkenal dari Eropa memasarkan koleksinya yang menggunakan branding modest.

“Untuk melindungi pasar Indonesia, kita perlu strategi yang matang. Kekuatan kita ada di budaya Indonesia yang hanya dimiliki oleh kita. Dengan nafas saling menghargai perbedaan, memperhatikan lingkungan, inovasi, dan branding, serta bisnis strategi, kita wujudkan produk ready to wear craft fashion. Insya Allah Indonesia akan bisa menguasai pasar kita sendiri dan siap bersaing, serta bekerjasama dengan produkfashion luar yang akan masuk ke Indonesia,” lanjut Ali Charisma.
 
Target jumlah pengunjung MUFFEST 2018 50.000 pengunjung dengan total nilai transaksi senilai 35 miliar rupiah. [KW]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: