Cara Sederhana Kurangi Sampah ala Nadine Chandrawinata

TrubusLife
Thomas Aquinus
26 Feb 2018   07:30 WIB

Komentar
Cara Sederhana Kurangi Sampah ala Nadine Chandrawinata

Nadine Chandrawinata, pegiat lingkungan hidup (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Kecintaannya pada lingkungan membuat Nadine Chandrawinata aktif melakukan kampanye kebersihan lingkungan, terutama mengurangi sampah dari hal sederhana. 

"Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah sebenarnya bisa dimulai dari hal sederhana," ujarnya saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (25/2).

Pada kesempatan tersebut, Nadine hadir dalam acara yang diprakarsai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang di kawasan Simpang Lima Semarang. Nadine mencontohkan hal sederhana dapat diwujudkan dengan membawa tas sendiri atau "reusable bag" saat berbelanja di supermarket.

Baca Lainnya : Mengisi Weekend, Aktivis Lingkungan Ini Bersih-bersih Sampah di Pantai Kuta

"Biasakan juga untuk tidak melipatgandakan penggunaan plastik. Biasanya, tas kresek kan dipakai rangkap 3-4 agar tidak robek. Sudah, dipakai satu saja, jangan dipakai ulang," ucapnya.

Lanjutnya, membatasi diri untuk tidak menggunakan sesuatu yang berbau plastik, seperti tidak menggunakan sedotan, alat-alat yang terbuat dari plastik, misalnya tong sampah plastik.

"Tidak menggunakan botol-botol plastik juga. Apa yang bisa dilakukan dalam sehari, misalnya tiga hal saja itu untuk mengurangi tumpukan sampah sudah bagus," ujar pegiat lingkungan itu.

Bertepatan dengan peringatan HPSN 2018, Nadine mengajak masyarakat untuk memaknainya dengan peningkatan kesadaran sebagai manusia untuk mengurangi sampah dan menjaga lingkungan agar tetap bersih.

"Sampah milik kita dan kita lah yang harus menjaga dan mengelolanya. Seperti menjaga rumah kita agar tetap bersih dari efek penumpukan sampah. Pengingatan dan penyadaran diri sendiri," katanya.

Baca Lainnya : Miris, Keindahan Raja Ampat Terancam Sampah

Berkaca pada sistem pengelolaan sampah di Indonesia selama ini masih kurang, maka tidak heran jika Indonesia masih menjadi negara peringkat kedua penghasil sampah terbesar di dunia.

"Indonesia masih menempati peringkat kedua tertinggi penghasil sampah. Mestinya, peringkat pertama dan kedua untuk ajang-ajang yang lain saja. Jangan untuk penghasil sampah," ujarnya.

Oleh karena itu, Nadine berharap masyarakat semakin sadar dengan pengelolaan sampah, termasuk pemerintah-pemerintah daerah dalam mengelola sampah, seperti Kota Semarang yang sudah cukup bagus.

"Semarang adalah salah satu kota yang bersih dan peduli sampahnya sendiri. Patut menjadi contoh. Yang jelas, hal sederhana bisa jadi besar buat bumi kita," pungkas Nadine. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bawang Merah dan Daun Bawang Manakah yang Lebih Sehat

Health & Beauty   29 Jan 2021 - 09:39 WIB
Bagikan:          

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan: