Luar Biasa, Peneliti Berhasil Kembangkan Embrio Hibrida Domba-Manusia

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
19 Feb 2018   06:30

Komentar
Luar Biasa, Peneliti Berhasil Kembangkan Embrio Hibrida Domba-Manusia

Embrio hibrida manusia-domba (Istimewa)

Trubus.id -- Sekelompok peneliti dari universitas Stanford berhasil menciptakan embrio hibrida manusia-domba untuk pertama kalinya di dunia. Diharapkan, penemuan ini bisa jadi pintu untuk pembuatan organ bakal transplantasi dalam tubuh hewan ternak atau untuk pengobatan kasus diabetes pada manusia.

Seperti diberitakan Telegraph, Minggu (17/2), tim peneliti di Stanford University berhasil mengembangkan embrio dalam tubuh domba sebagai induk semang yang berisi sel domba sekaligus sel manusia selama tiga pekan. Keberhasilan ini adalah tahap pertama untuk menumbuhkan persediaan organ manusia untuk transplantasi dan bahkan untuk mengobati penyakit diabetes Tipe 1.

Langkah selanjutnya adalah menanam sel induk manusia menjadi embrio domba yang telah dimodifikasi secara genetik dengan harapan DNA manusia akan mengisi kode yang hilang. Jika berhasil pankreas manusia akan muncul di dalam tubuh hewan tersebut. Tim akan mengajukan izin untuk memperpanjang eksperimen mereka sampai 70 hari untuk melihat apakah sel manusia benar-benar dapat menumbuhkan organ tersebut.

Berbicara pada pertemuan tahunan AAAS di Austin, Dr Hiro Nakuachi, yang memimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa dia percaya bahwa organ yang tumbuh pada hewan baru akan siap dipakai untuk transplantasi dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang.

"Kami telah menghasilkan pankreas pada tikus dan kemudian mentransplantasikannya ke tikus diabetes dan mampu menunjukkan penyembuhan yang hampir sempurna tanpa bantuan penekan daya tahan (imunosupresan) apapun. Ketika menyangkut domba dan manusia, tampaknya lebih sulit. Jadi kita ingin melanjutkan penelitian sedikit lebih lama dan kali ini menggunakan embrio yang kekurangan organ. Butuh waktu 5-10 tahun, tapi saya pikir akhirnya kita bisa melakukan ini." ujarnya.

Inggris saat ini menghadapi krisis organ transplantasi. Berkat temuan ini, lebih banyak nyawa mungkin bisa diselamatkan. Tahun lalu, periset dari The Salk Institute di AS menciptakan hibrida manusia-babi tapi belum ada laboratorium yang berhasil menumbuhkan organ.

Dalam percobaan babi, peneliti menciptakan embrio dimana satu dari 100 ribu sel menyerupai manusia. Namun penelitian terbaru ini telah meningkatkan sel menyerupai manusia menjadi satu dari 10 ribu.

Sebelumnya para ilmuwan sempat mengira organ babi atau domba bisa digunakan secara langsung karena ukurannya hampir sama dengan manusia. Namun mereka selalu gagal. Nah dengan penemuan baru ini diharapkan bisa mengatasi masalah penolakan ini karena menggunakan sel induk secara langsung dari pasien manusia.

Domba juga memiliki hati dan paru-paru yang sama seperti manusia. Prosesnya juga lebih efisien dibanding pada babi. Transplantasi sekitar 40 sampai 50 embrio ke dalam induk semang babi hanya menghasilkan 14 ekor anak babi. Sementara mentransfer tiga sampai empat embrio domba membawa hasil hingga tiga janin.

Dr Pablo Ross, yang bekerja sama dengan Dr Nakauchi menambahkan, domba adalah model yang baik untuk banyak kondisi manusia. Ukuran organ domba mirip dengan ukuran manusia. Beberapa organ secara fisiologis serupa antara domba dan manusia dan banyak penelitian kardiovaskular dilakukan pada domba karena memiliki beberapa kesamaan dengan manusia. [RN] 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: