Pemanasan Global, Beruang Kutub Diambang Kelaparan

TrubusLife
Binsar Marulitua
05 Feb 2018   15:45 WIB

Komentar
Pemanasan Global, Beruang Kutub Diambang Kelaparan

Akibat pemanasan global, nasib beruang kutub kian terancam. (Foto: Pixabay/ BDougherty)

Trubus.id -- Nasib beruang kutub kian terancam akibat pemanasan global. Es laut Arktik yang terus mencair membuat spesies dengan nama latin Ursus maritimus ini harus berjuang ekstra untuk memenuhi kebutuhan energi. Sementara, sumber pangan yang diburu juga berkurang drastis populasinya.

Penelitian yang dipimpin oleh Anthony Pagano di University of California Santa Cruz mengukur tingkat metabolisme sembilan beruang kutub berdasarkan data dari kamera GPS yang digantungkan di lehernya. Kamera tersebut memberikan data metabolik dan koordinat GPS untuk menggambarkan aktivitas proses perburuan selama 8 hingga 12 hari.

Baca Lainnya: Memilukan, Es Mencair, Beruang Kutub Kelaparan dan Sekarat

Hasil dari penelitian tersebut mengungkap, beruang kutub memiliki tingkat metabolisme yang tinggi daripada penelitian sebelumnya. Umumnya, hewan tersebut tidak dapat menangkap cukup makanan untuk memenuhi energi.

"Kami menemukan bahwa beruang kutub benar-benar memiliki kebutuhan energi yang jauh lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Para beruang harus lebih banyak menangkap anjing laut," jelasnya.

Ia memperkirakan, beruang bisa menangkap sepasang anjing laut per bulan di musim gugur, dibandingkan dengan lima sampai 10 per bulan pada musim semi dan awal musim panas.

Baca Lainnya: Ratusan Beruang Kutub Asyik Berpesta, Nikmati Bangkai Ikan Paus

Para peneliti memperkirakan, beruang kutub membutuhkan lebih dari 12.000 kalori per hari. Sama artinya dengan melahap anjing laut setiap 10 sampai 12 hari ketika berada di lautan es.

"Lima dari sembilan beruang kutub yang diteliti kehilangan massa tubuh selama penelitian berlangsung. Padahal, saat ini adalah periode di mana beruang kutub seharusnya menangkap sebagian besar mangsa dan menaikan berat badan," jelasnya. 

Ini jelas kabar buruk bagi spesies tersebut. Artinya, berarti beruang kutub sudah kesulitan pada musim semi dan panas, sebelum melakukan berhibernasi pada musim dingin.

Baca Lainnya: Kelaparan, Beruang Hitam Masuk Pemukiman Warga

Beruang kutub menggunakan es laut untuk berburu anjing laut. Dikarenakan es berkurang, hewan tersebut harus melakukan perjalanan lebih jauh untuk menemukan makanananya.

Penurunan es laut arktik sebesar 14 persen per dekade memaksa mereka lebih bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan. Terutama mengubah strategi berburu pada tingkat musim yang berbeda. [DF]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Wabah Belalang yang Menyerang Afrika Sekarang Terjadi di Tiongkok

Plant & Nature   24 Feb 2020 - 11:20 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Makanan Wajib Saat Menderita Flu

Health & Beauty   22 Feb 2020 - 23:15 WIB
Bagikan: