Susu dan Daging Sapi Sebabkan Radang Sendi, Ini Alasannya

TrubusLife
Syahroni
02 Feb 2018   06:30 WIB

Komentar
Susu dan Daging Sapi Sebabkan Radang Sendi, Ini Alasannya

Ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id – Sebuah studi baru-baru ini mengungkap, susu dan daging sapi dapat meningkatkan resiko radang sendi atau rheumatoid arthritis. Peneliti dari Universitas Central California menemukan bahwa ada jenis bakteri yang ditemukan pada susu dan daging sapi yang bisa jadi pemicu radang sendi itu.

Mycobacterium avium, bakteri subspesies paratuberculosis atau bakteri yang dijuluki MAP ini ditemukan hampir di separuh sapi yang ada di Amerika. Bakteri ini lah yang disebut bisa menginfeksi manusia lewat susu, daging serta hasil panen yang disiram dengan pupuk hasil olahan kotoran sapi yang terjangkit bakteri MAP tadi.

Studi yang dipublikasikan di Frontier in Cellular and Infection Mucrobilology ini adalah yang studi pertama menghubungkan produk sapi dengan penyakit sendi. Berkat temuan ini, peneliti juga bisa mencari cara mengobati radang sendi melalui bakteri itu sendiri.

Baca Lainnya: Selama Hidupnya, Gadis Ini Hanya Konsumsi Alpukat

Penyakit radang sendi yang menyerang hampir 1,3 juta orang dewasa di Amerika Serikat adalah penyakit autoimun dan inflamasi yang dapat menyebabkan perubahan sendi permanen. Kondisi tersebut membuat sistem kekebalan tubuh yang rusak menyerang sel sehat di tubuh hingga menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan pada bagian tubuh yang terkena. Penyakit ini umumnya menyerang persendian di tangan, pergelangan tangan, dan lutut.

Perempuan 3 kali lebih beresiko mengidap penyakit ini daripada pria. Mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat radang sendi juga lebih rentan mengindap penyakit ini.

“Kami tidak tahu penyebab radang sendiri, jadi kami sangat senang bisa menemukan hubungan ini,” ujar Dr. Shazia Beg, ahli syaraf dari University of Central Florida seperti dikutip dari The Daily Mail.

Baca Lainnya: Duduk 9-10 Jam Perhari Tidak Baik untuk Jantung, Kenapa?

Guna mendapatkan hasil yang bisa menghubungkan radang sendi dengan bakteri pada sapi ini, 100 sample darah manusia diteliti. Hasilnya mereka menemukan 78 persen pengidap radang sendi memiliki varian gen PTPN2 / 22, dan 40 persen dari jumlah tersebut dinyatakan positif mengandung MAP.

"Kami percaya bahwa manusia yang terpapar MAP dengan cara mengkonsumsi susu atau daging yang terkontaminasi dari ternak yang terinfeksi, memiliki risiko lebih tinggi terkena radang sendi," ujar Dr Saleh Naser, peneliti dan pakar penyakit menular yang tergabung dalam penelitian itu.

Meski susu dianggap baik untuk tulang namun buat sebagian orang, susu bisa menjadi minuman yang menyakitkan. Sebelumnya, tim penelitian yang sama juga pernah mengaitkan peran MAP pada penyakit radang sendi dan penyakit Crohn atau penyakit gangguan inflamasi kronis pada saluran pencernaan.

“Bakteri ini menyebabkan dua penyakit peradangan. Satu mempengaruhi usus dan yang lainnya mempengaruhi persendian dan keduanya memiliki genetik yang serupa. Karena itu keduanya bisa diobati dengan obat yang sama juga," kata Dr Naser lagi. [RN]
  


    

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Perubahan Iklim Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Anak Seluruh Dunia

Health & Beauty   19 Nov 2019 - 07:12 WIB
Bagikan:          
Bagikan: