Ini Ciri Bayi dengan Faktor Risiko Stunting, Tumbuh Tidak Maksimal

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
25 Jan 2018   18:30

Komentar
Ini Ciri Bayi dengan Faktor Risiko Stunting, Tumbuh Tidak Maksimal

Stunting, pertumbuhan tidak maksimal pada anak akibat gizi buruk. (Foto: The Indian Express)

Trubus.id -- Stunting merupakan pertumbuhan tidak maksimal pada anak akibat gizi buruk. Dikatakan Doddy Izwadi, Direktur Gizi GKIA Kementerian Kesehatan, stunting merupakan kronik riwayat balita.

“Maksudnya, janin sudah memiliki riwayat kekurangan gizi,” kata Doddy, saat dihubungi Trubus.id, Rabu (24/1).

Baca Lainnya: Sebelum Papua, NTT Jadi Pusatnya Gizi Buruk

Itu karena, ibu hamil tidak memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya.

“Idealnya, ibu hamil mengalami penambahan berat badan sebanyak 12 kilogram selama 9 bulan. Kurang dari 12 kilogram, apalagi di bawah 7 kilogram, janin yang dikandungnya memiliki risiko stunting,” jelas Doddy.

Ia melanjutkan, jika bayi yang dilahirkan memiliki berat badan rendah, kurang dari 2500 gram dan panjang di bawah 48 sentimeter, memiliki faktor risiko stunting.

“Bayi yang lahir dengan kondisi seperti ini, harus dijaga dengan baik dan diberi penambahan gizi secara maksimal karena ada kemungkinan gagal tumbuh. Perbaikan gizi tersebut bisa dilakukan hingga umur 2 atau 3 tahun. Lewat dari itu, dikhawatirkan mengalami gagal kembang,” ucap Doddy.

Baca Lainnya: Ini Alasannya Kenapa Gizi Buruk Bisa Menyebabkan Kematian

Gagal tumbuh, gagal kembang dapat menyebabkan gangguan kognitif di otak dan juga metabolisme.

“Nah, gangguan metabolisme ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, misalnya diabetes dan jantung koroner,” tutur Doddy. [DF]
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: