50 Tahun Lagi Laut Kehilangan Oksigen, Bagaimana Nasib Ikan?

TrubusLife
| Followers 0
05 Jan 2018   11:45

Komentar
50 Tahun Lagi Laut Kehilangan Oksigen, Bagaimana Nasib Ikan?

50 tahun lagi lautan akan kehilangan oksigen. (Foto: Pixabay/ paulbr75)

Trubus.id -- Sekitar 50 tahun lagi, lautan akan kehilangan oksigen hingga empat kali lipat dari saat ini. Hal ini akan berpengaruh pada kehidupan ikan dan satwa laut lainnya.

Selama setengah abad terakhir ini, lautan terbuka telah kehilangan oksigen terlarut sebanyak dua persen, yang sangat penting untuk kehidupan satwa laut. Di lautan oksigen rendah, kehilangan oksigen mencapai sepuluh kali lipat sehingga dikenal sebagai ‘zona mati’ wilayah pesisir.

Saturasi oksigen adalah faktor pembatas utama yang mempengaruhi produktivitas laut, serta keragaman makhluk hidup di dalamnya dan siklus geokimia alami. Studi kali ini merupakan pandangan paling komprehensif tentang penipisan oksigen di laut.

Polusi dan perubahan iklim dilansir dari The Independent memainkan peran penting dalam mengurangi kadar oksigen laut. Peneliti sangat berharap, masyarakat menjadi peran penting dalam menangani masalah ini.

“Oksigen sangat penting bagi kehidupan ikan dan satwa laut. Penurunan oksigen di laut menjadi dampak paling serius akibat aktivitas manusia di bumi,” kata Dr. Denise Breitburg, ahli ekologi laut dari Smithsonian Environmental Research Center.

Dr. Vladimir Ryabinin selaku sekretaris eksekutif Komisi Oseanografi Internasional dan pendiri Global Ocean Oxygen Network (GO2NE) menyampaikan, “Gabungan efek pemuatan unsur hara dan perubahan iklim sangat meningkatkan jumlah dan luasan ‘zona mati’ di laut lepas, jumlah oksigen terlalu rendah untuk mendukung sebagian besar kehidupan laut.”

Polusi dari limbah dan pupuk yang mengandung nutrisi merangsang pertumbuhan ganggang di dalam air. Ketika ganggang mekar dan kemudian mati, bakteri yang mendegradasi akan mengonsumsi oksigen di dalam lautan.

Pemanasan air permukaan akibat perubahan iklim yang sedang terjadi juga membuat lautan kehilangan oksigen. Hal ini dikarenakan oksigen kesulitan menembus kedalaman lautan. Semoga saja masalah ini cepat dituntaskan agar kehidupan ikan dan satwa laut berhasil terselamatkan.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: