Menyedihkan, Kisah Badak Sumatera Betina Terakhir di Malaysia

TrubusLife
Trubus Life
20 Des 2017   20:30 WIB

Komentar
Menyedihkan, Kisah Badak Sumatera Betina Terakhir di Malaysia

Badak sumatera betina terakhir di Malaysia. (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Sungguh menyedihkan, badak sumatera betina terakhir yang ada di Malaysia kini mengidap penyakit kanker dan harus menangani perawatan serius.

Iman merupakan badak sumatera betina terakhir yang ada di Tabin Wildlife Reserve di Lahad Datu, Malaysia. Iman telah mengidap penyakit kanker rahim sejak minggu lalu. Sejak saat itu, ia selalu beristirahat di rendaman lumpur. Hal ini menghambat pengasuh untuk memberikan bantuan medis.

Direktur departemen Sabah Wildlife Augustine Tuuga percaya, rendaman lumpur berperan sebagai ‘zona nyaman’ badak sumatera untuk meringankan penyakit kanker yang diderita. Augustine menyampaikan dalam sebuah pernyataan, “Lumpur itu merupakan zona nyamannya, siapapun yang mendekat pasti akan membuatnya marah.”

“Setiap kali ia marah pasti darah akan keluar deras dari sumber penyakit kankernya,” lanjutnya. Seperti dilansir dari South China Morning Post, para ahli turut mengurus badak sumatera betina terakhir itu dengan steroid dua hari berturut-turut untuk mengurangi peradangan.

Penyakit kanker mempengaruhi nafsu makan dan status hidrasi badak sumatera ini. Belum lama ini, dokter hewan dari Borneo Rhino Alliance (BORA) berhasil membujuk Iman keluar dari lumpur dan segera menutup kolam lumpur dengan jaring hitam dan tas pasir.

Badak sumatera betina terakhir itu tampak pucat dan mengalami dehidrasi karena dia belum minum air selama empat hari. “Kami membawanya makan dan minum air dengan campuran vitamin serta mineral. Akan tetapi, Iman masih menolak makan daun,” kata Augustine.

Hingga saat ini, prognosis Iman masih kurang bagus karena ada pendarahan dari rahim. Kotorannya juga masih keras, saluran pencernaannya terbilang buruk saat Iman mencoba buang air besar. Semoga saja badak sumatera betina terakhir di Malaysia ini masih bisa diselamatkan.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Health & Beauty   21 Des 2020 - 17:12 WIB
Bagikan: