Virus Zika Sebabkan Gangguan Saraf Langka, Begini Cara Kerjanya

TrubusLife
Trubus Life
14 Des 2017   10:30 WIB

Komentar
Virus Zika Sebabkan Gangguan Saraf Langka, Begini Cara Kerjanya

Virus zika dari nyamuk sebabkan gangguan saraf langka. (Foto: Pixabay/ mikadago)

Trubus.id -- Virus Zika dari nyamuk dapat menyebabkan kondisi gangguan saraf langka, tapi jarang ada yang mengetahui cara kerja virus tersebut hingga menyebabkan gangguan saraf. Peneliti dari Amerika Serikat ini punya jawabannya.

Peneliti menyoroti cara virus Zika menyebabkan kondisi ini, ternyata temuannya dapat berimplikasi pada perusahaan penghasil vaksin Zika.

Virus Zika yang melanda Amerika Serikat pada tahun 2015 dan 2016 menunjukkan, terkadang menyebabkan Guillain-Barre, sebuah gangguan autoimun ketika tubuh menyerang dirinya sendiri setelah infeksi.

Namun, peneliti masih belum yakin apakah kasus Guillain-Barre yang mereka lihat pada pengidap Zika disebabkan oleh respon autoimun terhadap infeksi atau serangan langsung oleh virus pada sel saraf.

Mempelajari hal ini, Dr. Tyler Sharp dari Centers for Disease Control (CDC) di San Juan, Puerto Riko memeriksa kasus langka pria usia 78 tahun yang terinfeksi Zika. Tahun 2016 lalu, virus tersebut berkembang menjadi gangguan saraf langka Guillain-Barre, kemudian meninggal dunia.

Otopsi menunjukkan peradangan dan erosi selubung pelindung yang dikenal sebagai myelin dalam dua saraf, tapi tidak ada bukti virus Zika pada sel saraf. “Dalam kasus ini, sepertinya antibodi menjadi penyebab kerusakan myelin tersebut,” kata Dr. Tyler.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, meski hanya mengamati dari satu kasus, Dr. Tyler berpendapat mekanisme penyebab Guillain-Barre setelah infeksi Zika sama halnya seperti kasus gangguan saraf lainnya.

Dr. Tyler menyatakan bahwa penelitian tersebut perlu meningkatkan kekhawatiran dan peringatan, terutama pada perusahaan yang menguji vaksin Zika. Meskipun Guillain-Barre biasanya terjadi setelah infeksi, tapi gangguan ini merupakan respon terhadap vaksin.

“Produsen vaksin harus memikirkan gangguan saraf langka Guillan-Barre sebagai hasil vaksinasi potensial terhadap virus Zika,” tambahnya.

Menanggapi pendapat peneliti itu, salah satu perusahaan vaksin Zika menyatakan, akan menguji coba keselamatan pengidap infeksi dari virus Zika. Rajeev Venkayya, presiden unit bisnis vaksin global Takeda menyatakan, “Perusahaan kami akan mencari solusi dari masalah keamanan, terutama gangguan saraf langka Guillain-Barre.” [DF]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Jangan Sepele, Begini Caranya Agar Kita Tidak Kekurangan Vitamin C

Health & Beauty   14 Des 2019 - 23:51 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: