30 Ribu Ekor Trenggiling Langka Diselundupkan di China

TrubusLife
Karmin Winarta
03 Des 2017   14:00 WIB

Komentar
30 Ribu Ekor Trenggiling Langka Diselundupkan di China

Trenggiing langka (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Beberapa spesies mamalia bersisik yang hanya ada di Asia dan Afrika sudah nyaris punah. Sebanyak delapan spesies trenggiling yang tersisa sekarang berada dalam daftar  International Union for Conservation of Nature’s (IUCN)  sebagai hewan yang terancam punah  

Bahkan tahun lalu, Convention on International Trade in Endangered Species  menyatakan hewan ini memperoleh perlindungan tingkat tinggi dari perdagangan ilegal karena  jumlahnya yang semakin berkurang.

Namun ternyata status trenggiling yang terancam punah tak menciutkan nyali para pemburu. Trenggiling sampai saat ini tetap menjadi hewan yang paling banyak diperdagangkan secara illegal.
Hewan ini menjadi perburuan favorit karena warga China meyakini hewan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai obat baik sisik maupun dagingnya.

Beberapa hari lalu, petugas pabean China menyita  sebanyak 11,9 ton trenggiling di pelabuhan Shenzhen. Seperti ditulis  Xinhua, jumlah trenggiling tersebut diperkirakan sebanyak 30 ribu ekor. Ini adalah rampasan tersebesar sepanjang sejarah China.  

Untuk membuat para pelaku jera, pihak berwenang telah menaikkan denda dan memberlakukan peraturan yang lebih ketat mengenai perdagangan hewan langka.
Peristiwa ini tentu saja bukan pertama kalinya. Tahun lalu, dua penyelundup trenggiling dihukum lima tahun penjara dan denda senilai sekitar 300 juta rupiah.

Trenggiling tersebut dimasukkan ke dalam tas yang dimasukkan ke salam container. Perlu waktu 4 bulan untuk menangkap pelaku perdagangan hewan ilegal tersebut. [KW]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bawang Merah dan Daun Bawang Manakah yang Lebih Sehat

Health & Beauty   29 Jan 2021 - 09:39 WIB
Bagikan:          

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan: