Tak Hanya Baik untuk Kesehatan, Bayam Juga Dapat Menggerakkan Sel Bahan Bakar

TrubusLife
Syahroni
15 Okt 2020   19:29 WIB

Komentar
Tak Hanya Baik untuk Kesehatan, Bayam Juga Dapat Menggerakkan Sel Bahan Bakar

Bayam hidroponik. (Istimewa)

Trubus.id -- Bayam yang biasa kita makan ternyata tak hanya bermanfaat untuk kesehatan saja. Menurut sebuah studi baru yang dipublikasikan di jurnal ACS Omega, bayam ternyata juga bisa sel bahan bakar. 

Studi ini dilakukan imluan dari American University. Di tangan mereka, bayam dapat diubah menjadi karbon nanosheet yang berfungsi sebagai katalisator reaksi reduksi oksigen dalam sel bahan bakar.

Reaksi oksidasi-reduksi adalah jenis reaksi kimia yang melibatkan transfer elektron yang menghasilkan energi. Reaksi ini dapat digunakan untuk mengontrol keluaran energi sel bahan bakar dan baterai logam-udara.

Meskipun diketahui bahwa bahan karbon tertentu dapat mengkatalisasi reaksi reduksi oksidasi, katalis berbasis karbon tidak selalu mengungguli katalis berbasis platina tradisional.

Untuk penelitian saat ini, para peneliti mulai menyelidiki potensi bayam untuk dijadikan katalisator yang murah dan berkelanjutan namun efisien.

“Pekerjaan ini menunjukkan bahwa katalis yang berkelanjutan dapat dibuat untuk reaksi reduksi oksigen dari sumber daya alam,” kata pemimpin penulis studi, Profesor Shouzhong Zou. “Metode yang kami uji dapat menghasilkan katalis berbasis karbon yang sangat aktif dari bayam, yang merupakan biomassa terbarukan. Faktanya, kami yakin ini mengungguli katalis platina komersial baik dalam aktivitas maupun stabilitas. Katalis berpotensi berlaku dalam sel bahan bakar hidrogen dan baterai logam-udara. "

Studi tambahan yang difokuskan pada pembuatan katalisator untuk sel bahan bakar dan baterai logam-udara dari sumber daya alam membuat kemajuan dengan menggunakan tanaman atau produk tanaman seperti rumput cattail dan beras. Tim Profesor Zou adalah yang pertama mengeksplorasi penggunaan bayam.

Di luar fakta bahwa bayam berlimpah dan mudah didapat, bayam adalah kandidat yang baik karena kaya akan zat besi dan nitrogen, yang penting untuk katalis reduksi oksigen.

Katalis yang diuji adalah karbon nanosheet yang diturunkan dari bayam yang sekitar seribu kali lebih tipis dari sehelai rambut manusia.

Para peneliti telah menemukan bahwa katalis yang diturunkan dari bayam bekerja lebih baik daripada katalis berbasis platinum yang kehilangan kekuatannya seiring waktu.

Ke depannya, tim akan menguji prototipe seperti sel bahan bakar hidrogen dan mengembangkan katalis dari pabrik lain. Profesor Zou juga ingin membuat prosesnya lebih berkelanjutan dengan mengurangi konsumsi energi yang diperlukan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan: