Akar Tanaman Bermasalah? Begini Cara Diagnosa dan Memperbaikinya

TrubusLife
Syahroni
29 Sep 2020   18:27 WIB

Komentar
Akar Tanaman Bermasalah? Begini Cara Diagnosa dan Memperbaikinya

ilustrasi. (Istimewa)

Trubus.id -- Masalah perakaran pada tanaman dan pohon merupakan salah satu masalah rutin yang dihadapi para petani baik pemula maupun yang sudah ahli. Jika masalah pada tanaman tidak terlihat dengan mata telanjang, sebagian besar bisa dipastikan terkait dengan akarnya. Masalah dapat berkisar antara penyakit yang paling sederhana hingga yang sangat kompleks seperti busuk akar dan lain lain.

Masalah akar tanaman perlu diperbaiki sejak dini agar tanaman dapat bertahan hidup. Akar melakukan banyak fungsi penting. Mereka mengambil air, oksigen, dan suplemen dari tanah. Ketika akar rusak atau tidak sehat, mereka cenderung berhenti bekerja dengan semestinya yang niscaya dapat mematikan tanaman.

Diagnosis masalah:

Untuk mulai mendiagnosis masalah akar pada tanaman Anda, mulailah dengan klarifikasi yang paling tidak rumit terlebih dahulu, yaitu air.

- Ketidaktersediaan Air:

Tanaman yang ditanam dalam pot atau wadah mungkin ditanam dalam campuran pot yang tidak dilubangi, membuat pergerakan air sulit ke dan dari bola akar. Selain itu, tanaman ini dapat menjadi tertutup pada akar sehingga sulit bagi tanaman untuk mengambil air, karena sebagian besar habis begitu saja.

Pohon, semak, dan tanaman yang baru ditanam sering kali membutuhkan air pada saat penanaman maupun beberapa bulan setelahnya. Akar membutuhkan kelembapan penuh di hari-hari awalnya sampai mereka bisa menyelam lebih dalam untuk mencari kelembapannya sendiri.

Satu masalah mungkin tidak tersedianya air. Anda selalu dapat memeriksa ketinggian air dengan menggunakan meteran air untuk tanaman dalam pot atau wadah. Namun, gunakan sekop untuk memeriksa kelembapan jika ada tanaman kebun.

- Lebih Banyak Penyiraman:

Demikian pula, tanah basah juga dapat menyebabkan masalah besar pada akar tanaman. Tanah yang terlalu basah akan menjadi ceroboh atau berlumpur dan dapat menyebabkan busuk akar; penyakit yang mempengaruhi akar tanaman atau pohon. Secara teratur, indikasi yang mendasari pembusukan akar adalah tanaman yang layu karena klorosis. Busuk akar menghasilkan jamur yang cenderung ke arah kondisi basah.

Untuk menyembuhkan penyakit busuk akar, Anda harus mulai dengan mengurangi tingkat kelembapan tanah. Aturan praktis sederhana yang bisa Anda ikuti adalah memberikan 2 hingga 3 cm air setiap minggu sebagian tergantung pada kondisi cuaca juga. Jika Anda menemukan tanah terlalu basah, buang semua mulsa yang mengelilingi tanaman. Selain itu, Anda dapat menggunakan fungisida untuk menyembuhkan busuk akar tetapi hanya jika tanaman sudah terpengaruh.

- Ditanam terlalu dalam atau terlalu dangkal:

Baik penanaman terlalu dalam atau terlalu dangkal memiliki masalah yang terkait dengannya. Akar tidak boleh terbuka di atas tanah tetapi itu tidak berarti bahwa ia harus berada terlalu jauh di dalam tanah. Bagian akar yang menyerap harus ada di kaki atas (tiga sampai empat inci) tanah untuk penyerapan oksigen dan nutrisi lainnya yang memadai.

Untuk memeriksanya, gali dengan bantuan sekop di sekitar area pangkal tanaman atau pohon. Pertama, bola akar harus berada di bawah permukaan tanah. Kedua, jika kedalamannya lebih dari dua hingga tiga inci di bawah tanah, maka tanaman Anda terkubur terlalu dalam.

- Akar rusak secara manual:

Penggalian skala besar dapat menyebabkan akar rusak. Beberapa kasus pembangunan jalur pembuangan limbah atau jalur kawat di dalam tanah dapat merusak akar utama pohon dan seiring waktu, pohon tersebut pada akhirnya akan mati.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan: