Waspada, Nyamuk Pembawa Virus Zika Juga Bisa Tularkan Penyakit Lainnya

TrubusLife
Syahroni
28 Juli 2020   19:00 WIB

Komentar
Waspada, Nyamuk Pembawa Virus Zika Juga Bisa Tularkan Penyakit Lainnya

ilustrasi. (Shutterstock)

Trubus.id -- Nyamuk yang membawa virus Zika mungkin juga menularkan virus chikungunya dan demam berdarah dengan satu gigitan, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications.

"Nyamuk, secara teori, dapat memberi Anda banyak virus sekaligus," kata peneliti pasca-doktoral Colorado State University (CSU), Claudia Ruckert.

Tim peneliti Colorado State menginfeksi nyamuk di laboratorium dengan berbagai jenis virus untuk mempelajari lebih lanjut tentang penularan lebih dari satu infeksi dari gigitan nyamuk tunggal. Mereka terkejut, tidak ada alasan untuk percaya bahwa "koinfeksi" lebih parah daripada terinfeksi dengan satu virus pada suatu waktu. Belum ada banyak penelitian tentang koinfeksi dan temuan yang bertentangan, kata pihak universitas.

Nyamuk Aedes aegypti, yang hidup di daerah tropis, subtropis, dan di beberapa daerah beriklim sedang, menularkan virus chikungunya, demam berdarah dan Zika kepada manusia. Virus terus muncul ke daerah baru, kemungkinan meningkatkan kemungkinan koinfeksi.

Laporan pertama koinfeksi virus chikungunya dan virus dengue terjadi pada tahun 1967, menurut penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications. Baru-baru ini, koinfeksi Zika dan virus dengue, Zika dan chikungunya, dan ketiga virus telah dilaporkan selama berbagai wabah, termasuk wabah Zika baru-baru ini di Amerika Utara dan Selatan.

Meskipun tim peneliti Colorado State menemukan bahwa nyamuk di lab dapat menularkan ketiga virus secara bersamaan, ini sepertinya sangat jarang terjadi.

"Infeksi ganda pada manusia, bagaimanapun, cukup umum, atau lebih umum daripada yang kita duga," kata Ruckert.

Peneliti CSU berharap menemukan bahwa satu virus akan terbukti dominan dan mengalahkan yang lain, tetapi bukan itu masalahnya.

"Sangat menarik bahwa ketiganya mereplikasi di area yang sangat kecil di tubuh nyamuk," kata Ruckert. "Ketika nyamuk ini terinfeksi dua atau tiga virus berbeda, hampir tidak ada pengaruh virus terhadap satu sama lain dalam nyamuk yang sama."

Kekhawatiran tentang virus Zika telah meningkat setelah berita pada tahun 2008 bahwa virus tersebut dapat ditularkan secara seksual selain disebarkan oleh nyamuk.

Gejala-gejala virus Dengue dan chikungunya mirip dengan infeksi virus Zika, dan juga dapat mencakup nyeri sendi dan tulang, pendarahan dan memar pada hidung atau gusi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kiprah 3 Srikandi Berkarya Bagi Negeri di Masa Pandemi

Selebrity   07 Agu 2020 - 14:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: