Antartika Meleleh dengan Cepat dari Bawah, Ada Apa?

TrubusLife
Trubus Life
10 Nov 2017   12:30 WIB

Komentar
Antartika Meleleh dengan Cepat dari Bawah, Ada Apa?

Permukaan es Antartika meleleh dari bawah. (Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Ada satu hal misterius yang mampu melelehkan permukaan es Antartika dari bawah. Apa yang sebenarnya terjadi? NASA baru saja menyampaikan, sumber panas itu tidak normal dan terletak jauh di bawah permukaan es.

Sumber panas dari dalam itu menyebabkan permukaan es meleleh dan retak, sehingga menghasilkan sungai dan gangguan lain ke Antartika. Sekitar 30 tahun lalu, peneliti dari University of Colorado, Denver, Amerika Serikat menyatakan, ada sekelompok mantel di bawah wilayah Antartika yang dikenal dengan sebutan Marie Byrd Land.

Hipotesis tersebut membantu menjelaskan beberapa ciri aneh yang terlihat di atas es, seperti adanya aktivitas vulkanik dan kubah. Menurut peneliti, batu panas tersebut naik dari mantel bumi kemudian menyebar di bawah kerak bumi. Berhubung bahan tersebut panas, alhasil membuat kerak menonjol ke atas.

Fenomena serupa juga terjadi di beberapa tempat, seperti Hawaii dan Yellowstone, yang punya sejumlah besar aktivitas panas bumi walaupun jauh dari tepi lempeng tektonik.

Namun, kejadian di Antartika tergolong aneh, karena masih ada es di permukaan. Helene Seroussi dari Jet Propulsion Laboratory NASA menganggap hal itu gila. "Saya tidak paham bagaimana kita bisa memiliki sejumlah panas dan masih tetap ada es di atasnya," kata Helene.

Hal ini membuat para peneliti menggunakan teknik terbaru untuk mendukung gagasan tersebut. Mereka mengembangkan model numerik mantel untuk mengetahui berapa panas bumi yang terlihat di Antartika.

Peneliti dari NASA percaya, terdapat mantel dengan tekanan panas dalam jumlah besar di bawah permukaan es Antartika. Tekanan panas pada mantel ini sudah terbentuk sejak 50 juta hingga 110 juta tahun yang lalu, jauh sebelum lapisan es terbentuk. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: