Kayu Manis Bantu Kontrol Gula Darah pada Penderita Pradiabetik

TrubusLife
Syahroni
22 Juli 2020   17:00 WIB

Komentar
Kayu Manis Bantu Kontrol Gula Darah pada Penderita Pradiabetik

ilustrasi. (Shutterstock)

Trubus.id -- Potensi manfaat kesehatan kayu manis telah dipelajari secara luas. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa sifat antioksidan dan anti-inflamasi dalam kayu manis menurunkan risiko kondisi seperti penyakit jantung.

Sebuah studi baru yang diterbitkan oleh Endocrine Society dalam jurnal dalam Journal of the Endocrine Society menunjukkan bahwa kayu manis meningkatkan kontrol gula darah pada orang dengan prediabetes dan dapat memperlambat perkembangan menjadi diabetes tipe 2 (T2D).

Diperkirakan 90 juta orang memiliki prediabetes di Amerika Serikat, yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi dan sering menyebabkan diabetes tipe 2. Dimungkinkan untuk mencegah perkembangan pradiabetes menjadi T2D, tetapi mengidentifikasi strategi pencegahan yang efektif merupakan tantangan.

Penulis utama studi, Dr. Giulio R. Romeo adalah seorang ahli endokrin di Joslin Diabetes Center di Boston.

“Studi 12 minggu kami menunjukkan efek menguntungkan dari menambahkan kayu manis ke dalam diet untuk menjaga kadar gula darah stabil pada peserta dengan prediabetes,” kata Dr. Romeo. "Temuan ini memberikan alasan untuk studi yang lebih lama dan lebih besar untuk mengatasi jika kayu manis dapat mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu."

Para peneliti menggunakan uji klinis acak (RCT) untuk menguji efek suplementasi kayu manis pada 51 peserta dengan prediabetes. Selama 12 minggu, Peserta diberikan kapsul kayu manis 500 mg atau plasebo tiga kali sehari.

Studi ini mengungkapkan bahwa individu yang menerima suplemen memiliki kadar glukosa puasa yang lebih rendah dan respons yang lebih baik untuk makan makanan dengan karbohidrat. Selain itu, kayu manis tidak dikaitkan dengan efek samping negatif.

“Sebagai kesimpulan, pengobatan dengan kayu manis selama 12 minggu, dibandingkan dengan plasebo, menghasilkan perubahan yang menguntungkan pada ukuran homeostasis glukosa pada populasi partisipan yang partisipan dengan pradiabetes,” tulis para penulis penelitian.

"Temuan ini harus menetapkan dasar untuk RCT yang lebih panjang dan lebih besar yang secara langsung mengatasi dampak kayu manis pada insiden T2D dan / atau remisi prediabetes." terangnya lagi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: