Areal Perkebunan Kopi Turut Menunjang Kehidupan bagi Burung Liar

TrubusLife
Syahroni
27 Juni 2020   10:00 WIB

Komentar
Areal Perkebunan Kopi Turut Menunjang Kehidupan bagi Burung Liar

ilustrasi. (Shutterstock)

Trubus.id -- Sebuah tim ilmuwan berangkat untuk menentukan jenis pertanian biji kopi mana yang paling bermanfaat bagi satwa liar hutan. Para peneliti menyelidiki hubungan antara keanekaragaman burung dan dua jenis kopi utama, Arabica dan Robusta dan mempublikasikan hasilnya dalam jurnal Scientific Reports.

Ilmuwan Konservasi Satwa Liar Konservasi Margasatwa Dr. Krithi Karanth bekerja sama dengan para ahli di Universitas Princeton dan Universitas Wisconsin-Madison untuk menyelidiki keanekaragaman burung di perkebunan kopi di wilayah pegunungan Ghats Barat di India.

Baca Lainnya : Suhu Naik 1 Derajat Celcius, Panen Kopi Robusta Petani Bisa Turun Hingga 14 Persen

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kopi yang ditanam di bawah naungan, yang biasanya Arabika, mempromosikan tingkat keanekaragaman hayati yang signifikan. Sekarang produksi kopi bergeser secara global ke arah Robusta, para ahli khawatir hal ini dapat merusak habitat satwa liar karena kopi ini memerlukan proses budidaya yang lebih intensif dengan cahaya matahari langsung.

Studi ini mengungkapkan bahwa populasi burung Arabika lebih kaya spesies, tetapi para peneliti terkejut menemukan bahwa Robusta juga memberikan manfaat keanekaragaman hayati yang substansial. Selain itu, Robusta ditemukan untuk mendukung populasi besar beberapa spesies burung yang sensitif.

Penulis studi mengidentifikasi total 79 spesies yang bergantung pada hutan yang hidup di perkebunan kopi yang mereka survei, termasuk tiga spesies yang terancam. Peternakan ini juga mempromosikan keanekaragaman mamalia, amfibi, dan pohon.

Baca Lainnya : Dinaungi Macadamia, Tanaman Kopi Tetap Produktif Meski Terjadi Peningkatan Suhu Global

“Kebun kopi sudah memainkan peran pelengkap untuk kawasan lindung di negara seperti India di mana kurang dari empat persen lahan secara formal dilindungi,” kata Dr. Karanth.

“Oleh karena itu, membangun kemitraan dengan pemilik lahan perorangan dan perusahaan yang sebagian besar akan menyediakan jalan lintas yang sangat dibutuhkan dan habitat tambahan untuk burung dan spesies lainnya.”

Robusta asal India menerima peringkat rasa yang relatif tinggi oleh para ahli kopi dan mendapatkan harga premium. Selain itu, petani menggunakan lebih sedikit pestisida di lahan pertanian Robusta, yang lebih tahan terhadap penyakit.

"Hasil yang menggembirakan dari penelitian ini adalah bahwa produksi kopi di Ghats Barat, hotspot keanekaragaman hayati global, dapat menjadi win-win solution untuk burung dan petani," kata penulis utama Charlotte Chang. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

4 Tips Melindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Health & Beauty   02 Juli 2020 - 17:38 WIB
Bagikan:          
Bagikan: