Meski Tak Bertelinga, Tanaman Miliki Kemampuan untuk 'Mendengar' Air Mengalir

TrubusLife
Syahroni
05 Juni 2020   18:00 WIB

Komentar
Meski Tak Bertelinga, Tanaman Miliki Kemampuan untuk 'Mendengar' Air Mengalir

Tanaman mampu mendengar air yang mengalir dan merespon dengan pertumbuhan akarnya, (Shutterstock)

Trubus.id -- Dalam sebuah studi terbaru terungkap, tumbuh-tumbuhan diketahui dapat mendeteksi suara air mengalir melalui pipa atau di dalam tanah. Kemampuan untuk merasakan suara air ini membantu tanaman memindahkan akarnya lebih dekat ke arah sumber air, tulis para peneliti dari University of Western Australia.

Para peneliti menggunakan tanaman kacang polong kebun umum sebagai subyek penelitiannya. Mereka menempatkan tanaman itu ke dalam wadah dengan dua tabung di pangkalan, memberikan pilihan arah mana untuk menumbuhkan akarnya.

"Kami kemudian mengekspos tanaman untuk serangkaian suara, termasuk white noise, air mengalir dan kemudian rekaman air mengalir di bawah setiap tabung, dan mengamati perilakunya," kata pemimpin peneliti Monica Gagliano dari Pusat Biologi Evolusi UWA.

Hasilnya, sistem akar tumbuh ke arah suara air yang mengalir, studi ini menemukan.

“Juga mengejutkan dan luar biasa melihat bahwa tanaman itu benar-benar dapat mengetahui kapan suara air mengalir adalah rekaman dan kapan itu nyata dan bahwa tanaman tidak menyukai suara yang direkam,” kata Gagliano.

Ketika kelembaban tersedia di tanah, tanaman tidak menanggapi suara air yang mengalir.

"Dari sini kita mulai melihat kompleksitas interaksi tanaman dengan suara dalam menggunakannya untuk membuat keputusan perilaku," kata Gagliano.

Studi ini dapat membantu meningkatkan pemahaman tentang perilaku tanaman, tambahnya.

"Ini menunjukkan bahwa invasi pipa selokan oleh akar pohon mungkin didasarkan pada air 'pendengaran' tanaman dan menunjukkan bahwa persepsi mereka tentang lingkungan mereka jauh lebih besar dan jauh lebih kompleks daripada yang kita duga sebelumnya," katanya.

Ini juga dapat membantu para ilmuwan mempelajari polusi suara, kata Gagliano.

"Di dunia hewan ada seruan kuat untuk memahami bagaimana polusi akustik berdampak buruk pada populasi. Tapi sekarang kita tahu tanaman juga perlu menjadi bagian dari studi ini." katanya seperti dilansir dari earth.com. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Berkebun Efektif Hilangkan Stres Hingga Menjadi Trauma Healing

Health & Beauty   10 Juli 2020 - 10:20 WIB
Bagikan: