Tak Hanya Membuat Kucing 'Melayang', Catnip Juga Berpotensi Obati Kanker

TrubusLife
Syahroni
29 Mei 2020   11:00 WIB

Komentar
Tak Hanya Membuat Kucing 'Melayang', Catnip Juga Berpotensi Obati Kanker

Kucing sangat menyukai tanaman catnip karena memberi efek memabukan. (Istimewa)

Trubus.id -- Para peneliti di John Innes Center berhasil memberikan wawasan baru tentang bagaimana catnip atau catmint (Nepeta cataria) menghasilkan zat yang dikenal sebagai nepetalactone yang membuat kucing mabuk. Penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Nature Chemical Biology ini pada akhirnya dapat memberi para ahli akses yang lebih mudah dan lebih cepat ke obat penangkal kanker. 

Menurut tim peneliti, memahami serangkaian peristiwa yang mengarah pada produksi nepetalactone bisa sangat berguna dalam membantu mengidentifikasi bagaimana tanaman mensintesis bahan kimia lain seperti vinblastine, yang digunakan untuk kemoterapi.

Nepetalactone termasuk dalam golongan senyawa organik yang dikenal sebagai terpene, yang biasanya dibentuk oleh enzim tunggal pada tanaman. Para peneliti telah menemukan bahwa terpene diproduksi dalam catnip melalui sistem dua langkah. Dalam proses ini, enzim mengaktifkan senyawa prekursor yang kemudian diperoleh oleh enzim kedua untuk menghasilkan terpena.

Ini adalah pertama kalinya proses dua langkah ini pernah diamati, dan para ilmuwan percaya bahwa proses serupa bertanggung jawab untuk sintesis obat anti-kanker vincristine dan vinblastine.

Benjamin Lichman, yang melakukan pekerjaan itu ketika dia adalah seorang peneliti postdoctoral di John Innes Center, sekarang menjadi dosen di University of York.

"Kami telah membuat kemajuan yang signifikan dalam memahami bagaimana catnip membuat nepetalactone, bahan kimia yang membuat kucing 'gila'," kata Dr. Lichman. "Catnip melakukan proses kimia yang tidak biasa dan unik, dan kami berencana untuk menggunakannya untuk membantu kami membuat senyawa yang berguna yang dapat digunakan dalam pengobatan penyakit seperti kanker."

“Kami juga berupaya memahami evolusi catnip untuk memahami bagaimana menghasilkan bahan kimia aktif-kucing.” terangnya.

Rekan penulis studi, Profesor Sarah O’Connor menambahkan, “Nepetalactones memiliki potensi untuk digunakan dalam pertanian karena mereka berpartisipasi dalam interaksi serangga-tanaman tertentu. Dalam pekerjaan di masa depan kita akan mengeksplorasi peran senyawa ini dalam tanaman. " [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: