Hidup Dikelilingi Tumbuhan Hijau Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

TrubusLife
Syahroni
25 Mei 2020   11:00 WIB

Komentar
Hidup Dikelilingi Tumbuhan Hijau Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Gambaran kehidupan di pedesaan yang masih hijau. (Brilio.net)

Trubus.id -- Hidup berdampingan dengan alam merupakan impian sebagian besar masyarak di perkotaan. Namun sebuah studi baru yang diterbitkan oleh American Heart Association telah mengungkap bahwa orang yang tinggal di lingkungan dengan ruang lebih hijau juga memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Penelitian, yang dilakukan oleh para ahli di University of Louisville, adalah yang pertama dari jenisnya untuk mengukur dampak ruang hijau pada tingkat stres individu dan risiko penyakit kardiovaskular.

Penyelidikan difokuskan pada 408 orang dari berbagai kelompok umur, etnis, dan tingkat sosial ekonomi. Selama lima tahun, sampel darah dan urin dikumpulkan dan kemudian diuji untuk tanda-tanda cedera pembuluh darah dan risiko penyakit kardiovaskular.

Untuk mengukur kepadatan ruang hijau di dekat rumah para peserta, para peneliti menggunakan data dari alat yang disebut Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), yang mengandalkan citra satelit untuk menunjukkan tingkat kepadatan vegetasi.

Studi ini mengungkapkan bahwa tinggal di daerah dengan vegetasi hijau lebih banyak dikaitkan dengan tingkat epinefrin urin yang lebih rendah, menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah, serta tingkat kemih yang lebih rendah dari F2-isoprostane, yang mengindikasikan kesehatan yang lebih baik. Peserta yang tinggal dekat ruang hijau juga ditemukan memiliki kapasitas lebih tinggi untuk memperbaiki pembuluh darah.

Penulis utama studi, Dr. Aruni Bhatnagar adalah profesor Kedokteran dan direktur Pusat Diabetes dan Obesitas Universitas Louisville.

"Studi kami menunjukkan bahwa tinggal di lingkungan yang padat dengan pepohonan, semak-semak, dan tumbuh-tumbuhan hijau lainnya mungkin baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda," kata Dr. Bhatnagar. "Memang, meningkatkan jumlah vegetasi di lingkungan mungkin merupakan pengaruh lingkungan yang tidak diakui pada kesehatan jantung dan intervensi kesehatan masyarakat yang berpotensi signifikan."

Studi ini diterbitkan dalam JAHA: Journal of American Heart Association. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: