Kondisi Kekeringan yang Parah, Berpotensi Meningkatkan Polusi Ozon Tanah

TrubusLife
Syahroni
23 Mei 2020   07:00 WIB

Komentar
Kondisi Kekeringan yang Parah, Berpotensi Meningkatkan Polusi Ozon Tanah

Ilustrasi. (Istimewa)

Trubus.id -- Ketika ozon atmosfer berfungsi sebagai penghalang penting yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet berbahaya dari Matahari, polusi ozon di tanah adalah masalah lain sepenuhnya. Ozon terbentuk ketika nitrogen oksida dari emisi kendaraan bereaksi dengan senyawa organik yang mudah menguap, beberapa di antaranya berasal dari tanaman.

Menghirup ozon terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pernapasan, memicu serangan asma, dan membahayakan jaringan paru-paru, menurut Badan Perlindungan Lingkungan.

Dalam sebuah studi baru, para peneliti memeriksa bagaimana kondisi kekeringan berdampak pada polusi ozon dengan meninjau data dari dua kota di California dengan tingkat polusi ozon yang tinggi selama kekeringan terburuk dalam sejarah negara bagian.

Karena kekeringan memiliki dampak besar pada vegetasi dan pertumbuhan tanaman, para peneliti bertanya-tanya sejauh mana kekeringan mempengaruhi polusi ozon karena hubungan antara nitrogen oksida dan senyawa organik yang mudah menguap dari tanaman. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Ilmu Lingkungan & Teknologi Lingkungan American Chemical Society.

Tumbuhan dan ozon memiliki hubungan yang rumit karena beberapa senyawa seperti isoprena berkontribusi pada produksi ozon, tetapi tanaman juga menyerap dan menyimpan ozon melalui daunnya.

Para peneliti meninjau data tanah dan satelit dari Fresno dan Bakersfield di California dari 2011 hingga 2015. Data tersebut berisi informasi tentang konsentrasi isoprena dan ozon di udara, indeks luas daun, dan kadar nitrogen oksida sebelum, selama dan setelah kekeringan.

Konsentrasi isoprena tidak terpengaruh pada awal kekeringan, tetapi turun lebih dari 50 persen selama puncak kekeringan. Penurunan konsentrasi isoprena ini, pada gilirannya, berdampak pada produksi ozon dan ozon turun 20 persen selama kekeringan.

Namun, karena kekeringan membatasi kemampuan pabrik untuk mengambil ozon di dua kota, tingkat ozon secara keseluruhan hanya turun enam persen meskipun produksi ozon turun secara signifikan. Studi ini menambahkan faktor penting untuk dipertimbangkan ketika para peneliti mempelajari cara untuk membatasi polusi ozon tanah. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah Biji Bunga Matahari Mengandung Karsinogen Beracun?

Plant & Nature   04 Juni 2020 - 11:08 WIB
Bagikan: