Konsumsi Buah dan Sayuran, Hindari Pria dari Risiko Kehilangan Daya Ingat

TrubusLife
Syahroni
21 Mei 2020   13:00 WIB

Komentar
Konsumsi Buah dan Sayuran, Hindari Pria dari Risiko Kehilangan Daya Ingat

Ilustrasi. (Harvard.edu)

Trubus.id -- Sebuah studi baru yang diterbitkan oleh American Academy of Neurology telah mengungkapkan bahwa jeruk dan sayuran merah, buah beri, jus jeruk, dan sayuran hijau semuanya berkontribusi terhadap risiko kehilangan memori yang lebih rendah di antara pria.

“Salah satu faktor terpenting dalam penelitian ini adalah bahwa kami dapat meneliti dan melacak sekelompok besar pria selama periode 20 tahun, memungkinkan hasil yang sangat jelas,” kata rekan penulis studi Changzheng Yuan. "Studi kami memberikan bukti lebih lanjut bahwa pilihan makanan bisa menjadi penting untuk menjaga kesehatan otak Anda."

Penyelidikan difokuskan pada 27.842 profesional kesehatan pria dengan usia rata-rata 51 tahun. Lebih dari dua dekade, para pria melaporkan setiap empat tahun tentang berapa porsi buah, sayuran, dan makanan lain yang mereka miliki setiap hari.

Setidaknya empat tahun sebelum akhir penelitian, para peserta juga diuji untuk keterampilan berpikir dan memori menggunakan evaluasi yang dirancang untuk mendeteksi perubahan halus yang mungkin tidak diketahui dalam tes kognitif objektif. Setiap perubahan yang dilaporkan dalam memori akan dianggap sebagai prekursor untuk gangguan kognitif ringan.

Secara keseluruhan, 55 persen pria memiliki keterampilan berpikir dan daya ingat yang baik, 38 persen memiliki keterampilan sedang, dan 7 persen memiliki keterampilan berpikir dan daya ingat yang buruk.

Para peserta dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan konsumsi buah dan sayuran. Tingkat konsumsi sayuran tertinggi adalah sekitar enam porsi per hari, dibandingkan dengan dua porsi yang terendah. Kelompok teratas makan sekitar tiga porsi buah per hari, dibandingkan dengan tingkat terendah setengah porsi setiap hari.

Studi ini mengungkapkan bahwa pria yang mengonsumsi sayuran paling banyak adalah 34 persen lebih rendah untuk mengembangkan keterampilan berpikir yang buruk dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi paling sedikit sayuran. Selain itu, pria yang minum jus jeruk setiap hari memiliki kemungkinan 47 persen lebih rendah untuk mengembangkan keterampilan berpikir yang buruk.

Para ahli juga menemukan bahwa pria yang makan lebih banyak buah dan sayuran 20 tahun sebelumnya lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami masalah kognitif, terlepas dari apakah mereka terus melakukannya hingga pengujian dilakukan 16 tahun kemudian.

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah Biji Bunga Matahari Mengandung Karsinogen Beracun?

Plant & Nature   04 Juni 2020 - 11:08 WIB
Bagikan: