Menjaga Kesehatan Jantung Saat Berpuasa, Hindari Menu Ini Saat Berbuka dan Sahur

TrubusLife
Astri Sofyanti
08 Mei 2020   16:00 WIB

Komentar
Menjaga Kesehatan Jantung Saat Berpuasa, Hindari Menu Ini Saat Berbuka dan Sahur

Iluastrasi - Pisang goreng (Shutterstock)

Trubus.id -- Tak hanya sekedar ibadah, berpuasa juga memberikan banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya baik untuk menjaga kesehatan jantung. Jantung merupakan organ yang paling penting di dalam tubuh.

Jantung sendiri terdiri dari kumpulan otot yang memiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung juga bertugas untuk membawa nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh organ-organ tubuh, sekaligus mengangkut zat-zat sisa metabolisme tubuh. Jantung beserta pembuluh darah merupakan kesatuan sistem kardiovaskular untuk memastikan kelangsungan hidup seseorang.

Rata-rata, jantung manusia berdenyut 72 kali per menit ketika seeorang beristirahat, dan memompa 4 hingga 7 liter setiap menitnya.

Karena memiliki fungsi yang penting bagi keberlangsungan hidup, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Vito Anggarino Damay mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan jantung selama berpuasa. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan jantung selama berpuasa, terutama dalam memilih makanan ketika sahur dan berbuka.

“Kalau berpuasa tentu itu baik karena kita bisa berlatih menahan diri dan bisa memilih makanan yang bergizi buat kita,” kata Vito dalam live Instagram bersama Yayasan Jantung Indonesia, belum lama ini.

Dirinya juga menyarankan masyarakat untuk memilih makanan yang tinggi serat dan karbohidrat kompleks, seperti sayuran, buah-buahan, nasi merah hingga roti gandum.

Mengonsumsi sayur-sayuran, diakuinya, tak hanya untuk mendapatkan asupan serat saja, tetapi sayuran juga memiliki fitosterol yang dapat membantu menghilangkan kolesterol jahat setelah mengonsumsi gorengan saat berbuka.

“Fitosterol mampu menghalangi penyerapan kolesterol jahat di dalam usus. Jadi, usahakan tetap makan sayur dan karbohidrat kompleks. Kalau bisa, bukan nasi putih, bisa digantikan dengan nasi merah,” ujarnya.

Untuk menu berbuka puasa, Vito menyarankan agar masyarakat terlebih dahulu meminum air putih dan buah kurma. Keduanya bisa mengembalikan hidrasi dan gula darah dalam tubuh ke angka normal usai seharian tidak terisi nutrisi.

Selain itu, dikatakan Vito, sebaiknya hindari mengonsumsi gorengan ketika berbuka puasa. “Selain lambat memberikan suntikan tenaga untuk tubuh, gorengan juga tinggi kalori dan bisa meningkatkan kolesterol jahat sehingga memicu serangan jantung,” bebernya.

Beberapa Penyakit yang Dapat Menyerang Jantung

Mengutip dari Halodoc Jumat (8/5/20), sejumlah penyakit jantung yang kerap dialami seseorang, yakni penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan serangan jantung. Penyakit jantung koroner merupakan jenis penyakit jantung yang paling sering terjadi akibat penumpukan plak di dalam arteri. Kondisi ini akan menghambat aliran darah dan menimbulkan komplikasi lainnya.

Penyakit-penyakit lainnya yang dapat menyerang jantung, antara lain kardiomiopati atau melemahnya otot jantung, cacat jantung bawaan, infeksi, penyakit kardiovaskular, dan adanya masalah pada katup jantung.

Kesehatan Jantung Terjaga saat Puasa

Puasa dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dan mencegah diabetes. Kedua penyakit tersebut merupakan penyebab terjadinya penyakit jantung. Saat berpuasa tubuh akan merasa lapar dan mengalami stres. Kondisi ini akan membuat tubuh melepaskan lebih banyak lemak cadangan yang akan digunakan sebagai bahan energi, agar tidak merasa lapar.

Dengan begitu, tumpukan lemak akan berkurang dan kadar lemak total dalam tubuh pun akan menurun. Kondisi tersebut akan menurunkan risiko terbentuknya plak dalam pembuluh darah yang menjadi awal mula terbentuknya penyakit jantung.

Dengan menjalani ibadah puasa, tubuh akan menjadi lebih bijak dalam menggunakan gula, kondisi ini akan menghindari tubuh mengalami resistensi insulin yang berujung pada penyakit diabetes. Nah, jika metabolisme gula terkontrol dengan baik, tubuh akan jauh dari risiko terjadinya penyakit jantung.

Orang yang menjalani puasa dengan pola makan yang sehat akan memiliki kondisi kesehatan jantung yang lebih baik. Kondisi ini dapat terjadi karena orang yang berpuasa secara rutin akan melakukan pengendalian atas apa yang dimakan dan diminumnya. Selain sehat, orang yang berpuasa dengan pola makan yang sehat akan mempunyai berat badan yang terkontrol, sehingga kemungkinan terjadinya penyakit jantung semakin kecil.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah Biji Bunga Matahari Mengandung Karsinogen Beracun?

Plant & Nature   04 Juni 2020 - 11:08 WIB
Bagikan: