Tanaman dari Keluarga Bunga Daisy Mengandung Senyawa dengan Sifat Anti-kanker

TrubusLife
Syahroni
17 April 2020   18:00 WIB

Komentar
Tanaman dari Keluarga Bunga Daisy Mengandung Senyawa dengan Sifat Anti-kanker

Tanaman berbunga umum dalam keluarga daisy yang dikenal sebagai feverfew. (Doc/ University of Birmingham)

Trubus.id -- Dalam sebuah studi baru inovatif yang dipublikasikan dalam jurnal MedChemComm, para peneliti di University of Birmingham telah menunjukkan bahwa senyawa dengan sifat anti-kanker dapat diproduksi langsung dari tanaman berbunga umum dalam keluarga daisy yang dikenal sebagai feverfew.

Tim mengekstrak dan memodifikasi senyawa itu sehingga dapat digunakan untuk membunuh sel-sel leukemia limfositik kronis (CLL) di laboratorium. Feverfew umumnya ditanam di kebun di seluruh Inggris. Itu juga dijual di banyak toko makanan kesehatan sebagai pengobatan untuk sakit kepala dan migrain.

Beberapa tahun lalu, senyawa parthenolide diidentifikasi oleh para ilmuwan sebagai memiliki sifat anti kanker. Meskipun tersedia secara komersial, parthenolide sangat mahal dengan sifat seperti obat yang buruk.

“Penelitian ini penting tidak hanya karena kami telah menunjukkan cara memproduksi parthenolide yang dapat membuatnya lebih mudah diakses oleh para peneliti, tetapi juga karena kami telah mampu meningkatkan sifat 'obat-seperti' untuk membunuh sel kanker. Ini adalah demonstrasi yang jelas bahwa parthenolide memiliki potensi untuk berkembang dari petak bunga ke klinik, "jelas Profesor John Fossey.

Para ahli mengembangkan metode untuk mendapatkan parthenolide langsung dari tanaman, dan juga mengidentifikasi teknik modifikasi yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan sejumlah senyawa yang berhasil membunuh sel kanker selama percobaan laboratorium.

Menurut para peneliti, senyawa parthenolide tampaknya bekerja dengan meningkatkan kadar spesies oksigen reaktif (ROS) dalam sel. Molekul-molekul yang tidak stabil ini sudah berlimpah dalam sel kanker, dan tujuannya adalah untuk mendorong kadar ROS ke titik mematikan menggunakan parthenolide.

Penelitian ini diprakarsai oleh Dr. Angelo Agathanggelou dari Institute of Cancer and Genomic Studies. Dia sedang menyelidiki cara-cara baru untuk mengobati jenis kanker yang biasanya menyerang orang lanjut usia yang disebut leukemia limfositik kronis (CLL).

“Ada beberapa pengobatan yang efektif untuk CLL, tetapi setelah beberapa waktu penyakit pada beberapa pasien menjadi resisten. Kami tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut tentang potensi parthenolide, ”kata Dr. Agathanggelou. 

"Dengan keahlian dari rekan-rekan di School of Chemistry, kami telah dapat menunjukkan bahwa senyawa ini menunjukkan janji nyata dan dapat memberikan pilihan pengobatan alternatif untuk pasien CLL." terangnya lagi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan: