McDonald’s UK Akan Setop Bagikan Mainan Plastik di Paket Happy Meals

TrubusLife
Hernawan Nugroho
22 Mar 2020   09:01 WIB

Komentar
McDonald’s UK Akan Setop Bagikan Mainan Plastik di Paket Happy Meals

Sekaranglah saatnya bagi mereka untuk terus maju. Hilangkan plastik dari restoran mereka dan pimpin industri makanan cepat saji dalam mengatasi krisis (istimewa)

Trubus.id -- Aktivisme dua siswi Inggris tampaknya akhirnya membuahkan hasil. Lebih dari satu tahun yang lalu, saudari Ella dan Caitlin McEwan memulai sebuah petisi yang meminta McDonald's dan Burger King untuk berhenti membagikan mainan plastik di paket makanan anak-anak. McDonald’s UK awalnya merespons dengan email otomatis, tetapi pada hari Selasa (17/3), perusahaan berjanji untuk berhenti memasukkan mainan plastik keras ke dalam Happy Meals, lapor The Independent.

"Ini merupakan pengurangan terbesar dalam plastik oleh McDonald's Inggris dan Irlandia hingga saat ini dan merupakan langkah berikutnya dalam misi untuk mengurangi dampak lingkungan di semua bidang bisnis," kata McDonald's dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh AFP, seperti yang dipublikasikan di The Jakarta Post.

Baca Lainnya : Greenpeace Temukan Banyak Plastik Berlabel Recyclable Tak Dapat Didaur Ulang

Mulai tahun 2021, perusahaan akan mengganti semua mainan plastik di Inggris dan Irlandia dengan mainan lunak, mainan kertas atau buku. Ini akan memotong rantai penggunaan plastik dengan 3.000 metrik ton (sekitar 3.307 ton AS), diperkirakan.

Sebelum 2021, perusahaan juga mengumumkan berbagai langkah untuk memudahkan transisi, antara lain:

  1. Mulai bulan ini, perusahaan akan menguji kemasan kertas untuk Happy Meals.
  2. Mulai bulan Agustus, kertas juga akan membungkus buku dalam Happy Meals.
  3. Dalam dua bulan, anak-anak dapat memilih antara mainan atau buku dalam makanan.
  4. Pada saat yang sama, perusahaan akan mengatur "amnesti mainan" di mana anak-anak dapat mendaur ulang mainan lama di tempat sampah yang ditunjuk, di mana mereka akan digunakan untuk membuat peralatan bermain untuk Ronald McDonald House Charities.

Juru kampanye lingkungan memuji pengumuman itu, tetapi mengatakan perusahaan itu sebenarnya bisa berbuat lebih banyak.

"McDonald's melakukan salah satu hal terbaik karena mengambil tindakan dan mempertimbangkan dampak produk mereka pada anak-anak yang akan mewarisi bumi," kata salah satu pendiri Planet Plastik, Sian Sutherland, kepada iNews. "Sekaranglah saatnya bagi mereka untuk terus maju. Hilangkan plastik dari restoran mereka dan pimpin industri makanan cepat saji dalam mengatasi krisis."

Ella dan Caitlin, sekarang berusia 10 dan 8 tahun, meluncurkan petisi setelah mengetahui tentang polusi plastik di sekolah.

"Gadis-gadis itu telah mendapat banyak pelajaran tentang melindungi lingkungan dan mereka cukup khawatir tentang hal itu," kata Rachael, ibu mereka, kepada The Daily Mail pada November 2018. "Ella pulang ke rumah setelah mereka melihat film pendek tentang plastik di laut. Mereka berbicara tentang kura-kura dengan kantong plastik di leher mereka, dan itu benar-benar membuat anak-anak kesal."

Baca Lainnya : Inilah Sebabnya Mikroplastik Sangat Sulit Dideteksi di Lautan

Petisi sejak itu mengumpulkan lebih dari setengah juta tanda tangan.

"Kami suka makan di Burger King dan McDonald's," tulis gadis-gadis itu dalam petisi, "tetapi anak-anak hanya bermain-main dengan mainan plastik yang mereka berikan kepada kami selama beberapa menit sebelum mereka dibuang dan membahayakan hewan dan mencemari laut. Kami ingin apa pun yang mereka berikan kepada kami menjadi berkelanjutan sehingga kami dapat melindungi planet ini untuk kami dan untuk generasi mendatang."

Burger King sebenarnya adalah yang pertama memimpin tuntutan mereka. Pada bulan September, mereka berjanji untuk berhenti menawarkan mainan plastik dalam makanan anak-anak, lapor iNews.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Benarkah COVID-19 Lebih Parah pada Pasien Pria?

Health & Beauty   02 April 2020 - 13:01 WIB
Bagikan: