Benarkah Labu Baik untuk Penderita Diabetes?

TrubusLife
Thomas Aquinus
23 Feb 2020   07:30 WIB

Komentar
Benarkah Labu Baik untuk Penderita Diabetes?

Labu. (Snaped)

Trubus.id -- Apakah kamu memakannya sebagai buah, sayuran, pai, puree, atau mengonsumsi bijinya, labu sangat bergizi, lezat, dan mereka menawarkan banyak manfaat kesehatan. Selain mengandung mikronutrien dan memberikan banyak manfaat, labu dikatakan baik untuk orang yang menderita diabetes, dan dapat membantu menurunkan risiko kondisi pada orang lain.

Labu dan diabetes

Bagi siapa pun yang menderita diabetes, penting untuk mengontrol kadar gula darah untuk mencegah komplikasi yang lebih parah seperti gangguan penglihatan, infeksi kulit, kerusakan saraf, dan penyakit jantung. Dan peran labu dalam mengelola kadar gula darah telah teridentifikasi merupakan pilihan yang baik untuk penderita diabetes.

GI vs GL

Indeks glikemik atau GI adalah skala yang menunjukkan sejauh mana makanan tertentu dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. GL adalah singkatan dari glycemic load dan ini adalah skala yang mengukur indeks glikemik bersama dengan seberapa banyak makanan kaya karbohidrat meningkatkan kadar gula darah. Karena itu, muatan glikemik adalah penilaian yang lebih akurat tentang seberapa banyak makanan tertentu memengaruhi kadar gula darah.

Baca Lainnya : Studi Ungkap, Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Diabetes 

GI dan GL Labu

Labu termasuk tinggi pada pada peringkat indeks glikemik di 75, tetapi rendah pada beban glikemik di 3. Orang mungkin berasumsi bahwa itu buruk untuk penderita diabetes karena tingginya GI, tetapi itu tidak benar. Peringkat GL yang rendah menunjukkan bahwa memiliki porsi kecil labu benar-benar aman dan tidak akan secara drastis meningkatkan kadar gula darah. Namun, mengonsumsi labu dalam jumlah besar dalam sekali makan tentu dapat merugikan pasien diabetes.

Manfaat khusus labu untuk diabetes

Labu mungkin sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. Ini mengandung karbohidrat yang disebut polisakarida dan senyawa yang disebut puerarin, yang ketika dipasangkan, membantu menurunkan gula darah dan mencegah diabetes. Labu juga terbukti meningkatkan produksi insulin, sehingga membantu mengatur gula darah.

Meskipun labu telah ditemukan mengandung kualitas tertentu yang mungkin bermanfaat bagi penderita diabetes, moderasi adalah kuncinya, dan itu harus dikonsumsi dalam jumlah kecil. Labu adalah pilihan yang populer ketika membuat makanan penutup dan minuman, dan mengonsumsinya dalam bentuk ini tidak sehat bagi penderita diabetes. Makanan penutup dan minuman sering mengandung zat yang menyebabkan lonjakan gula darah, seperti gula tambahan dan pengawet. Jadi, hanya pilih resep sehat dan makan dalam porsi kecil ketika labu untuk mengobati diabetes. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: