Minyak Kelapa vs Minyak Zaitun: Mana Lebih Sehat?

TrubusLife
Thomas Aquinus
11 Feb 2020   09:00 WIB

Komentar
Minyak Kelapa vs Minyak Zaitun: Mana Lebih Sehat?

Minyak kelapa. (Darsh Natural)

Trubus.id -- Kita semua menyadari fakta bahwa memasak dengan minyak yang tepat sangat penting untuk tetap sehat dan bugar. Ini bahkan lebih penting jika kamu mencoba menurunkan berat badan.

Ada banyak jenis minyak goreng yang tersedia di pasaran, yang menyulitkan kita untuk memilih jenis yang tepat untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal. Minyak kelapa dan minyak zaitun menduduki peringkat teratas sebagai minyak yang paling sehat dari semuanya. Tetapi jika harus memilih satu dari keduanya, maka apa yang harus kamu pilih?

Nilai gizi: Minyak kelapa vs minyak Zaitun

Satu sendok teh minyak kelapa murni mengandung:

  • Kalori: 120
  • Total Lemak: 14 gram
  • Asam lemak jenuh: 13 gram
  • Asam lemak tak jenuh tunggal: 1 gram
  • Asam lemak tak jenuh ganda: 0 gram
  • Kolesterol: 0

Satu sendok teh minyak zaitun extra-virgin mengandung:

  • Kalori: 120
  • Total Lemak: 14 gram
  • Asam lemak jenuh: 2 gram
  • Asam lemak tak jenuh tunggal: 10 gram
  • Asam lemak tak jenuh ganda: 1,5 gram
  • Kolesterol: 0

Manfaat kesehatan minyak kelapa

Minyak kelapa (foto: Darsh Natural)

Lemak jenuh: Minyak kelapa kebanyakan mengandung lemak jenuh dalam bentuk molekul yang disebut rantai-trigliserida (MCT). Lemak jenuh telah mendapatkan reputasi buruk dan telah dikaitkan dengan penyakit jantung. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa lemak jenuh dalam minyak kelapa sebenarnya membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Titik asap: Titik asap dari minyak kelapa relatif lebih tinggi dibandingkan dengan minyak zaitun. Kamu dapat memanaskan minyak kelapa hingga 350 derajat Fahrenheit, yang membuatnya menjadi pilihan yang lebih disukai untuk memasak pada suhu sedang.

Antioksidan: Minyak kelapa memang mengandung beberapa antioksidan, tetapi tidak seefektif dibandingkan dengan yang ada dalam minyak zaitun.

Manfaat kesehatan minyak zaitun

Minyak zaitun (foto: Kirk Market) 

Lemak tak jenuh tunggal: Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang dikenal sebagai lemak yang ramah jantung. Lemak tak jenuh tunggal hadir dalam minyak zaitun juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL.

Titik asap: Titik asap minyak zaitun adalah 280 derajat Fahrenheit dan tidak boleh dipanaskan hingga suhu tinggi.

Antioksidan: Minyak zaitun merupakan sumber antioksidan yang kaya. Ini dikemas dengan senyawa fenolik yang tersedia secara hayati, yang mengurangi kerusakan oksidatif pada DNA, mengurangi tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Mana yang lebih sehat?

Studi menunjukkan bahwa minyak zaitun lebih sehat dibandingkan dengan minyak kelapa. Ada banyak alasan untuk ini.

Pertama, ini adalah bagian dari diet Mediterania, yang dikenal sebagai diet paling sehat di seluruh dunia. Diet mediterania dianggap mengurangi risiko penyakit jantung, jenis kanker, diabetes, dan bahkan membantu penurunan berat badan.

Kedua, minyak zaitun memiliki lemak lebih baik - tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, dibandingkan dengan minyak kelapa murni. Minyak kelapa mengandung lemak jenuh, yang disebut sebagai lemak jahat dan disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Kamu sebenarnya bisa menggunakan keduanya tergantung pada jenis makanan yang dipersiapkan. Kamu dapat menggunakan minyak zaitun untuk salad dan membumbui makanan, sedangkan minyak kelapa dapat digunakan untuk memasak pada suhu tinggi seperti menggoreng. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Tips Membuat Akuarium Hias Sederhana dari 4 Pakar IPB

Pet & Animal   14 Juli 2020 - 10:25 WIB
Bagikan:          
Bagikan: