8 hal Sehari-hari yang Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi

TrubusLife
Thomas Aquinus
11 Feb 2020   08:00 WIB

Komentar
8 hal Sehari-hari yang Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi (Medical News Today)

Trubus.id -- Hampir 30 persen (satu dari setiap tiga orang dewasa) menderita hipertensi. Orang berusia 25 tahun didiagnosis menderita hipertensi dan situasinya jelas mengkhawatirkan.

Tekanan darah tinggi adalah penyakit gaya hidup yang dapat menyebabkan tidak hanya satu tetapi banyak penyakit lainnya. Dengan jadwal kita yang semakin sibuk dan gaya hidup semakin buruk, kita benar-benar harus berhati-hati agar tidak menjadi mangsa masalah kesehatan yang paling umum ini. Untuk menyelamatkan diri, kamu perlu tahu apa sebenarnya penyebab hipertensi.

Berikut adalah alasan paling umum yang dapat menyebabkan hipertensi:

Apa sebenarnya tekanan darah tinggi?

Setiap kali jantung berdetak, ia mendorong darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh melalui arteri. Ketika tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, jantung harus bekerja lebih keras, yang dari waktu ke waktu dapat menyebabkan arteri yang rusak dan peningkatan risiko penyakit jantung.

1. Terlalu banyak duduk sepanjang hari

Pekerjaan di belakang meja “nine-to-five” adalah alasan utama kamu berisiko terkena tekanan darah tinggi. Duduk berjam-jam lebih lama meningkatkan penyimpanan lemak dan penambahan berat badan, yang pada akhirnya menyebabkan tekanan darah tinggi. Jantungmu seperti otot, semakin sedikit bekerja dan memompa, semakin tidak efektif seiring berjalannya waktu. Sudah waktunya untuk bergerak!

Yang bisa dilakukan: Targetkan setidaknya satu jam aktivitas fisik selama enam hari dalam seminggu. Cobalah untuk memasukkan beberapa latihan kardio seperti berenang, berlari, berjalan dan bersepeda, yang akan membantu dalam jangka panjang dalam menjaga tekanan darah tetap terkendali.

2. Alkohol berlebihan

Konsumsi alkohol (foto: Carus Recovery) 

Akhir pekan sering digunakan untuk bersantai dan berpesta. Tetapi jika kamu mengambil gelas satu demi satu setiap hari untuk bersantai setelah bekerja, maka kamu berisiko. Alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Yang bisa dilakukan: Minumlah, tetapi hanya dalam jumlah sedang dan ikuti dengan detoksifikasi setelahnya. 

3. Makan banyak garam
Seberapa cepat kita menghabiskan satu bungkus keripik atau sandwich yang sudah dikemas? Kamu mungkin sekarang tahu, makanan ini penuh natrium dan ginjalmu bereaksi terhadap mereka dengan menahan air. Ini membuat tubuh berakhir dengan terlalu banyak cairan yang mengalir melalui aliran darah, yang meningkatkan tekanan darah pada pembuluh darah.

Yang bisa dilakukan: Hindari makanan olahan sebanyak yang kamu bisa dan jangan menambahkan garam tambahan untuk makanan yang sudah dimasak. Menurut WHO, orang dewasa tidak boleh mengonsumsi lebih dari 5 gram garam per hari.

4. Obat-obatan tertentu

Konsumsi obat (foto: Get Healthy Stay Healthy) 

Berapa banyak orang di rumah yang menjalani pengobatan rutin untuk beberapa masalah kesehatan? Beberapa obat jelas menunjukkan peningkatan tekanan darah sebagai efek samping yang mungkin terjadi. Beberapa pil antiinflamasi, dekongestan, antidepresan, dan hormon KB dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dengan membuat tubuh menahan air atau dengan menyempitkan pembuluh darah.

Yang bisa dilakukan: Sebelum memutuskan untuk menjadikan pengobatan tertentu yang direkomendasikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bicarakan dengan dokter tentang kemungkinan risiko kesehatan dan apa yang dapat dilakukan untuk meminimalkannya.

5. Stres

Siapa yang tidak stres hari ini? Dari anak-anak sekolah hingga orang tua yang bekerja, semua orang berada di bawah tekanan tertentu dan merasa stres. Stres menyebabkan kelenjar adrenalin memompa hormon peningkatan tekanan darah. Pertarungan alami tubuh untuk melarikan diri menyebabkan pembuluh darah berkontraksi. Semakin lama stres, semakin kamu menempatkan jantung dalam risiko.

Yang bisa dilakukan: Manjakan diri dalam olahraga dan meditasi teratur. Sementara setiap orang menjadi stres dari waktu ke waktu, penting untuk menemukan cara untuk tetap tenang dan santai.

6. Riwayat keluarga hipertensi

Jika salah satu dari orang tua kamu memiliki tekanan darah tinggi, peluangmu untuk mendapatkannya jauh lebih tinggi. Penyakit jantung dan tekanan darah tinggi memiliki peran besar dalam masalah genetika.

Yang bisa dilakukan: Meskipun kamu tidak dapat mengubah genetika, kamu dapat berbicara dengan dokter dan mengambil langkah pencegahan sebelum masalah muncul.

7. Merokok (bahkan sesekali)

Merokok (foto: Frontiersin)  â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹â€‹
Bahkan jika kamu tidak merokok secara teratur, rokok sesekali juga dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi. Kamu akan terkejut mengetahui bahwa nikotin bahkan dari satu batang rokok dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sementara. Bukan hanya ini, tembakau merusak sel-sel yang terbuat dari pembuluh darah.

Yang bisa dilakukan: Katakan tidak untuk merokok bagaimanapun caranya.

8. Tidak cukup makan sayur dan buah

You are what you eat. Dan tidak memberi makan tubuh dengan cukup sayuran dan buah-buahan dapat membuatmu rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Antioksidan dari buah dan sayuran dapat membantu mengobati masalah kesehatan tertentu secara alami.

Yang bisa dilakukan: Fokus pada diet yang sehat dan seimbang. Cobalah untuk memasukkan buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak dan lemak sehat dalam makanan harian untuk jantung yang lebih sehat. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: