Ilmuwan Gelar Ekspedisi Guna Mencari Kerabat Kura-kura Galapagos yang Punah

TrubusLife
Syahroni
26 Jan 2020   22:30 WIB

Komentar
Ilmuwan Gelar Ekspedisi Guna Mencari Kerabat Kura-kura Galapagos yang Punah

Lonely George, kura-kura raksasa terakhir dari spesies Pinta, terlihat di Taman Nasional Galapagos di Pulau Santa Cruz pada Juni 2006. (Doc/ AFP)

Trubus.id -- Ekspedisi ilmiah ke Kepulauan Galapagos akan menghabiskan sepuluh hari mencari kerabat dari dua spesies kura-kura yang diyakini punah, termasuk yang berasal dari Lonesome George di kepulauan itu, kata para pejabat taman itu, Jumat kemarin.

George, anggota terakhir dari spesies kura-kura Pinta, mati pada 2012 pada usia lebih dari 100 tahun setelah menolak kawin di penangkaran dengan betina dari subspesies terkait.

Polisi hutan dan para ilmuwan dari Taman Nasional Galapagos (PNG) dan Galapagos Conservancy akan melakukan tur di Volcano Wolf di Pulau Isabela dengan harapan "menemukan dan memindahkan sekelompok kura-kura raksasa dengan garis keturunan sebagian" ke spesies Pinta dan Floreana yang punah, kata taman itu. dalam sebuah pernyataan dilansir dari AFP.

Mereka memilih daerah itu karena pemburu paus dan bajak laut yang akan memakan hewan-hewan itu dianggap telah membuang beberapa kura-kura di sana di masa lalu untuk meringankan beban kapal mereka.

Kepulauan Galapagos, yang terletak 1.000 kilometer (620 mil) di lepas pantai Ekuador di Samudra Pasifik, menjadi terkenal oleh penelitian Charles Darwin tentang keanekaragaman hayati yang menakjubkan.

Pada 2008, ekspedisi serupa mengambil sampel darah dari 1.726 kura-kura, 17 di antaranya memiliki "persentase signifikan" gen yang sama dengan spesies Pinta sementara sekitar 80 menunjukkan "garis keturunan parsial" untuk spesies Floreana, kata PNG.

Studi telah menemukan "kura-kura yang memiliki hingga 90 persen dari gen spesies yang punah, yang berarti bahwa setidaknya salah satu dari orang tua mereka adalah ras murni dan mungkin hidup di Wolf Volcano," kata Jorge Carrion, direktur taman itu.

Ekspedisi itu mencari kura-kura yang cocok untuk memulai program penangkaran di penangkaran dengan harapan pada akhirnya mengisi kembali pulau-pulau itu, kata pemimpin ekspedisi Washington Tapia.

Sebelas spesies kura-kura raksasa masih ada di Kepulauan Galapagos, sementara empat lainnya telah punah sejak kedatangan 1835 Darwin. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: