Kamu Kekurangan Zat Besi? Cek 5 Tanda-tandanya Berikut Ini

TrubusLife
Syahroni
25 Jan 2020   20:00 WIB

Komentar
Kamu Kekurangan Zat Besi? Cek 5 Tanda-tandanya Berikut Ini

Ilustrasi. (Auckland Iron Clinic)

Trubus.id -- Kekurangan zat besi adalah kekurangan nutrisi yang sangat umum, terutama pada wanita usia subur dan orang yang diet rendah zat besi. Kekurangan ini menyebabkan anemia. Ini biasanya terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk membuat hemoglobin.

Untuk yang belum tahu, hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan. Akibatnya, jaringan dan otot tidak menerima oksigen yang cukup untuk bekerja dengan baik.

Meskipun kekurangan zat besi adalah jenis anemia yang paling umum, gejalanya bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Jika seseorang menderita kekurangan zat besi moderat, gejalanya menjadi lebih sulit untuk dideteksi. 

Berikut 5 gejala defisiensi besi yang paling umum:

Kelelahan dan iritasi yang ekstrem

Merasa lelah dan lesu adalah salah satu gejala paling umum dari kekurangan zat besi. Meskipun merasa lelah dari waktu ke waktu, jika kelelahan tampaknya memengaruhi kemampuan untuk fokus atau berpikir jernih dan membuat kamu lebih jengkel dan pening, anggap saja itu bendera merah. Jika kamu merasa lebih letih dari biasanya dan kelelahan tidak hilang dengan jumlah istirahat yang diperlukan, mungkin sudah waktunya untuk melakukan tes darah.

Napas pendek

Gejala ini lebih mudah dikenali. Perhatikan jika kamu kehabisan napas ketika hanya menaiki tangga atau melakukan gerakan intensitas rendah. Sebagai aturan praktis, jika kamu merasa kehabisan udara melakukan aktivitas apa pun yang sebelumnya tidak mengganggu, itu adalah sesuatu yang harus diperhatikan.

Warna kulit pucat 

Jika kulit luar terlihat berwarna kuning pucat, kamu mungkin mengalami kekurangan zat besi. Ya, jika kadar besi rendah dalam sel darah merah, kulit mulai terlihat pucat dan kehilangan rona kemerahannya. Untuk lebih jelasnya, periksa bagian dalam kelopak mata bawah, gusi, bibir dan bahkan kuku dan lihat apakah kelihatan lebih pucat dari biasanya (pucat merah muda atau kuning). Ini mungkin merupakan tanda kekurangan zat besi.

Jantung berdebar

Jika kamu merasakan jantung berdetak kencang atau tidak normal, itu bisa menjadi pertanda kekurangan zat besi. Ketika kamu mengalami kekurangan zat besi, jantung harus bekerja ekstra keras untuk membawa oksigen karena kadar hemoglobin yang rendah. Namun, kamu biasanya menderita anemia defisiensi besi untuk beberapa waktu agar gejala ini muncul.

Sindrom kaki gelisah

Jika kamu tidak bisa berhenti gelisah di malam hari atau pada jam-jam menjelang pagi, terutama saat berbaring, kamu mungkin mengalami sindrom kaki gelisah. Ini adalah dorongan yang kuat untuk menggerakkan kaki untuk menghilangkan sensasi menjalar di kaki yang tidak nyaman. Ini memengaruhi kemampuan untuk tidur nyenyak. Biasanya, semakin rendah kadar zat besi, semakin buruk gejalanya.

Kamu bisa mencegah kekurangan zat besi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti hati sapi atau ayam, daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan, makanan laut seperti kerang, tuna, salmon atau pun udang, sayuran hijau, tahu dan buah kering seperti kismis atau kurma. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: