9 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero-Waste Dimulai dari Dapur Kita

TrubusLife
Syahroni
25 Jan 2020   16:00 WIB

Komentar
9 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero-Waste Dimulai dari Dapur Kita

reusable bags (iStory Time)

Trubus.id -- Dari gletser yang mencair hingga hutan terbakar, perubahan iklim kian nyata, yang sebagian besar disebabkan oleh emisi gas rumah kaca. Sementara ada pergumulan di seluruh dunia untuk mengendalikan keadaan, kita sebagai penghuni bumi juga dapat mengambil beberapa langkah untuk mencoba dan membawa perubahan dan melakukan sedikit hal untuk lingkungan. Zero-Waste adalah salah satu langkah yang tidak hanya memungkinkan secara praktis, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap penyelamatan lingkungan.

Tapi apa sebenarnya Zero-Waste?

ZWIA (Zero Waste International Alliance) mengutip definisi berikut untuk menjelaskan Zero Waste:

Tanpa Limbah: Konservasi semua sumber daya dengan cara produksi, konsumsi, penggunaan kembali, dan pemulihan semua produk, pengemasan, dan bahan yang bertanggung jawab, tanpa membakarnya, dan tanpa membuangnya ke tanah, air, atau udara yang mengancam lingkungan atau kesehatan manusia.

Meskipun masalahnya berskala besar dan perlu amandemen dalam skala besar juga, kita masih bisa mulai dari rumah. Berikut adalah beberapa cara di mana kamu dapat menanamkan kebiasaan nol limbah dalam gaya hidup, mulai dari dapur:

Tas belanja yang dapat digunakan kembali

Tidaklah sepenuhnya mungkin untuk memotong plastik dari kehidupan kita karena sudah tertanam dalam kebiasaan kita sejak lama. Tapi kita masih bisa mencoba dan menguranginya dengan menggunakan tas kanvas atau tas goni saat kita keluar rumah alih-alih kantong plastik di supermarket. Mereka lebih berkelanjutan daripada kantong plastik dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Namun jangan lupa dicuci, ya. 

Katakan TIDAK untuk botol plastik

Para peneliti telah menemukan plastik beracun untuk menyimpan air dan makanan. Melempar mereka keluar dari dapur hari ini bukan ide yang buruk. Gunakan botol kaca sebagai gantinya. Dan jika kamu menginginkan pilihan yang lebih baik, coba botol stainless steel.

Hindari sedotan plastik

Ini berlaku di dalam dan di luar rumah. Sedotan plastik sekali pakai dan kantong plastik akhirnya mencemari laut karena berubah menjadi plastik mikro. Mereka adalah ancaman bagi hewan laut dan jika kamu mengonsumsi makanan laut juga, kamu kemungkinan akan ikut mengonsumsi mikroplastik tersebut.

Memasak lebih lebih sering di rumah

Seperti halnya kita suka mengunyah keripik dan makanan ringan serta makanan yang dibeli di toko, kita juga perlu mengingat bahwa kemasan mereka merupakan ancaman bagi lingkungan. Cobalah memasak sebanyak mungkin makanan dan camilan di rumah untuk mengurangi limbah plastik sekali pakai.

Kompos

Pengomposan secara harfiah adalah cara baru yang keren untuk hidup. Proses pengomposan menyediakan bahan organik yang kaya untuk kebun yang dapat digunakan untuk menanam makananmu sendiri. Sebagian besar sampah yang dibuang dari dapur kita dapat digunakan sebagai kompos. Ini berarti kamu akan memiliki produksi makanan sendiri minus plastik dan pestisida berbahaya. Hanya mengumpulkan sisa buah, sayuran dan makanan kemudian menguburnya di lubang, di suatu tempat di kebun dan kompos akan siap dalam beberapa hari.

Membeli dalam jumlah besar 

Membeli dalam jumlah kecil berarti kamu memiliki kemasan lebih banyak pula. Hal-hal yang tidak mudah rusak yang menurutmu bisa digunakan secara teratur di dapur, seperti, soda kue, lentil, beras, tepung, gula dll harus dibeli dalam jumlah besar dan disimpan daripada membelinya setiap bulan. Ini akan sangat mengurangi kemasan plastik sekali pakai.

Wadah kaca

Karena plastik berbahaya untuk menyimpan air dan makanan, wadah kaca dikenal lebih baik untuk penyimpanan. Kamu juga dapat menggunakannya untuk membawa makan siang dan memanaskannya nanti dalam microwave tanpa menambahkan karsinogen ke dalam makanan.

Fokus pada daftar belanja 

Berapa kali kita semua pulang dari supermarket tanpa membeli lebih banyak barang daripada yang kita butuhkan? Ini mengarah pada pemborosan makanan dan uang. Fokus pada daftar belanja dapat menyelamatkan kita dari pemborosan makanan dan uang. Selain itu, pengendalian diri selalu merupakan hal yang baik untuk dipelajari!

Perencanaan makan 

Setelah membeli apa yang kamu butuhkan dari toko, penting untuk mengonsumsinya secara efisien. Merencanakan makanan selama dua hari ke depan atau sepanjang minggu dapat  menyelamatkanmu tidak hanya dari membeli barang-barang tambahan tetapi juga dapat menjadikan barang-barang di lemari es untuk digunakan dengan baik!

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: