Simbiosis Mutualisme Kantung Semar dan Laba-laba

TrubusLife
Hernawan Nugroho
23 Jan 2020   22:00 WIB

Komentar
Simbiosis Mutualisme Kantung Semar dan Laba-laba

Mereka membuat perangkap dan menyusun strategi untuk "ikut makan" di dalam tanaman kantung semar (nature)

Trubus.id -- Kelompok peneliti dari Universitas Nasional Singapura baru saja menemukan fenomena menarik akhir tahun 2018 lalu. Tim peneliti ini adalah Lam Weng Ngai, Robyn Jing Ying Lim, dan Hugh Tan Tiang Wah. Mereka menemukan kalau kantung semar yang ditinggali oleh laba-laba justru mendapatkan lebih banyak mangsa. Terutama mangsa yang berukuran besar dan bisa terbang.

Tanaman kantung semar memakan serangga sebagai nutrisi tambahan. Selain itu, mereka mendapatkan nutrisi dari air dan cahaya matahari, sama seperti tanaman lainnya.

Baca Lainnya : Peneliti Temukan Gen yang Mengontrol Penyerapan Zat Besi pada Tanaman

Kantung semar membuat serangga tertarik dengan nektarnya. Caranya dengan mengeluarkan zat kimia. Bagian mulut kantung semar ini licin sehingga serangga bisa terpeleset ke dalamnya. Kantung semar memiliki cairan yang bisa mencerna serangga tersebut.

Kalau ia makan serangga, mengapa laba-laba justru tinggal di sana? Laba-laba yang tinggal di sana adalah laba-laba kepiting kuning dan merah. Mereka membuat perangkap dan menyusun strategi untuk "ikut makan" di dalam tanaman kantung semar. Saat ada serangga yang mendekati perangkap, laba-laba kepiting akan menyergapnya.

Nah, jika ada mangsa yang lebih besar, laba-laba kepiting berani masuk ke cairan kantung semar, lo. Mereka bisa melepaskan diri dengan bantuan sutranya. Saat diteliti, rupanya laba-laba menyisakan makanan untuk kantung semar. Setelah memakan bagiannya, ia menjatuhkan sisa serangga yang tertangkap ke dalam cairan pencernaan kantung semar.

Meskipun laba-laba terkesan "mencuri" makanan dari kantung semar, ia justru menambahkan jumlah serangga baginya. Karena ada beberapa serangga yang tidak jatuh ke dalam kantung semar. Dengan adanya laba-laba, seragga tersebut berhasil terperangkap dan disergap.

Baca Lainnya : Serangga Mungil Ini Bantu Petani Bawa Pestisida Beracun ke Sarang Lebah

Menurut peneliti dari Oklahoma, Ellen Welti, penemuan ini membuktikan kalau hubungan antar makhluk hidup bisa berevolusi juga. Beliau juga melakukan penelitian kalauebebrap jenis laba-laba kepiting juga bisa membantu penyerbukan bunga pada tanaman kantung semar.

Di sisi lain, tinggal di dalam kantung semar merupakan pilihan aman bagi laba-laba. Karena ia jadi terlindungi dari pemangsa. Namun tim peneliti Universitas Nasional Singapura juga menemukan beberapa bangkai laba-laba kepiting di dalam cairan kantung semar. Meskipun bisa jadi laba-laba tersebut mendapat ancaman, atau sudah mati sebelum jatuh ke dalamnya

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: