Manfaat Gula Aren, Apakah Semanis Rasanya?

TrubusLife
Hernawan Nugroho
22 Jan 2020   18:00 WIB

Komentar
Manfaat Gula Aren, Apakah Semanis Rasanya?

Mengonsumsi dalam jumlah berlebihan juga akan meningkatkan kadar gula darah yang terlalu tinggi (healthline)

Trubus.id -- Manfaat gula aren belakangan menjadi perbincangan masyarakat karena gula tersebut kerap dijadikan pemanis di es kopi susu kekinian. Dilihat dari sisi lain, gula aren juga kerap dijadikan pengganti gula pasir bagi orang dengan kadar gula darah tinggi atau diabetes. Lantas, apakah benar manfaat gula aren senikmat rasanya yang manis dan legit? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Dilansir dari US Department of Agriculture, gula aren mengandung 337 kkal dalam 100 gram penyajian. Selain itu, 100 gram gula aren juga mengandung 84,21 gram karbohdirat, 211 mg garam, dan 84,21 gram gula.

Seperti gula pasir, gula aren juga mengandung banyak kalori. Karena itu, Anda tetap harus membatasi konsumsinya agar tetap bisa merasakan manfaat gula aren. Nyatanya, gula ini memiliki kadar Indeks Glikemik (IG) yang lebih rendah daripada gula lainnya.

Baca Lainnya : Studi: Wanita Lebih Banyak Mengonsumsi Gula Dibanding Pria

Berdasarkan data yang dipaparkan American Diabetes Association, nilai IG adalah:

  • Rendah jika sama dengan atau di bawah 55
  • Sedang jika berada di antara 56-69
  • Tinggi jika sama dengan atau di atas 70

Glukosa punya angka IG sebesar 100. Sebagai perbandingan, makanan dengan IG 50 dapat meningkatkan kadar gula darah setengah dari glukosa murni.

Gula pasir memiliki IG sekitar 68, sedangkan berdasarkan buku Contemporary Nutrition Functional Approach yang dikutip Live Strong, gula aren memiliki IG 35 dan mengandung banyak mineral penting. Karena itu, manfaat gula aren mungkin lebih unggul daripada jenis pemanis lainnya. Namun, penting untuk dicatat bahwa IG dapat sangat bervariasi di antara individu dan mungkin juga berbeda pada jenis-jenis gula yang dikeluarkan dengan pohon keluarga palma lainnya.

Lalu, manfaat gula aren semanis rasanya?

Dibandingkan dengan pemanis lain, gula aren memiliki dampak yang relatif rendah pada glukosa darah. Karena itu, gula aren cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes, yang tidak menghasilkan cukup insulin atau resisten terhadap insulin.

Sebagai perbandingan, gula pasir biasanya memiliki IG 68 dan madu berada di angka 55. Dibandingkan dengan gula merah dan gula pasir, gula aren lebih tinggi kalium, magnesium, seng, zat besi, fosfor, nitrogen, dan natrium.

Namun, hanya karena gula aren berdampak lebih rendah pada kadar gula darah, tidak berarti gula tersebut bisa dikonsumsi sebanyak-banyak. Mengonsumsi dalam jumlah berlebihan juga akan meningkatkan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Alhasil, manfaat gula aren akan berubah menjadi bahaya.

Baca Lainnya : Gula Tebu vs Gula Non-Tebu, Mana yang Lebih Sehat?

Selain gula aren, ada berbagai jenis pemanis yang dapat menggantikan gula pasir dengan IG lebih rendah. Beberapa di antaranya adalah madu, gula kelapa, dan sirup maple. Pada intinya, pengganti gula pasir yang telah disebutkan bukanlah makanan ajaib. Karena itu, memerhatikan pola makan dan menjaga porsi sangat penting diperhatikan sebelum mengkonsumsi pemanis tersebut.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: