Kura-Kura Dianggap Membawa Keberuntungan dan Hewan Suci di Berbagai Budaya

TrubusLife
Hernawan Nugroho
19 Jan 2020   12:00 WIB

Komentar
Kura-Kura Dianggap Membawa Keberuntungan dan Hewan Suci di Berbagai Budaya

Beberapa suku asli di benua Amerika masih percaya, bahwa kura-kura membawa dunia di atas tempurungnya (gettyimages)

Trubus.id -- Meski dikenal bergerak lambat, ada yang kura-kura memiliki usia lebih dari 100 tahun. Karena usianya yang panjang, kura-kura juga dianggap membawa keberuntungan di berbagai budaya di dunia.

Kura-kura sering disimbolkan sebagai ketenangan dan banyak budaya menganggap tempurungnya sebagai dunia atau surga yang dibawa di pundaknya, serta ada juga kepercayaan yang menganggap kura-kura hewan suci.

Baca Lainnya : Diego, Si Kura-kura Raksasa Paling Aktif Kawin Disebut Paling Berjasa dalam Upaya Konservasi

Kepercayaan tentang Kura-Kura di Taiwan

Di pedesaan di Taiwan, masyarakatnya sering membuat kue pesta berbentuk kura-kura untuk acara festival. Dengan kue berbentuk kura-kura, masyarakat pedesaan Taiwan percaya dapat memperoleh kemakmuran, keharmonisan, dan keamanan.

Kepercayaan tentang Kura-Kura di India

Di India, dewa Wisnu juga digambarkan sebagai kura-kura bernama Kurma yang membantu para dewa mendapatkan sari keabadian.

Dalam kisah itu, untuk mengaduk laut agar mendapatkan sari keabadian, mereka menggunakan tali berupa ular raksasa dan gunung sebagai tongkat. Ketika gunung itu mulai tenggelam, Dewa Wisnu dipanggil untuk memohon bantuan.

Dewa Wisnu pun berubah menjadi kura-kura dan menopang gunung itu di punggungnya. Karena dianggap suci, di India anak-anak tidak boleh memelihara kura-kura.

Kepercayaan tentang Kura-Kura di Suku Asli di Amerika

Beberapa suku asli di benua Amerika masih percaya, bahwa kura-kura membawa dunia di atas tempurungnya. Mereka menyebut kura-kura dengan sebutan nenek kura-kura tua.

Apabila nenek kura kura tua itu sudah merasa kelelahan dan melakukan peregangan tubuh, maka gangguan berupa gempa bumi pun akan terjadi. Hal itu disebabkan oleh tempurung nenek kura-kura tua yang bergoyang-goyang.

Kepercayaan tentang Kura-Kura di Tiongkok

Di negeri Tiongkok, kura-kura merupakan simbol kekuatan, umur panjang, dan keabadian.

Selain itu, tempurung kura-kura yang datar di bagian bawah dan membulat pada bagian atas melambangkan pemikiran tentang bumi yang datar dan langit yang bulat.

Baca Lainnya : Tak Hanya Ukuran, Cangkang Keras jadi Kunci untuk Selamatkan Kura-kura Gurun yang Terancam

Masih ada banyak kebudayaan lainnya yang punya kisah mitologi kura-kura juga. Meski dianggap membawa keberuntungan, sebaiknya kura-kura dibiarkan di alam bebas. Selain untuk menjaga kelestarian kura-kura di alam liar, kura-kura juga bisa menularkan bakteri Salmonella pada anak-anak.

Jika memang ingin memelihara kura-kura, pastikan kura-kura itu bukanlah kura-kura yang ditangkap dari alam liar dan merupakan kura-kura yang memang dikembangbiakkan untuk dipelihara.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: