Diego, Si Kura-kura Raksasa Paling Aktif Kawin Disebut Paling Berjasa dalam Upaya Konservasi

TrubusLife
Thomas Aquinus
17 Jan 2020   08:00 WIB

Komentar
Diego, Si Kura-kura Raksasa Paling Aktif Kawin Disebut Paling Berjasa dalam Upaya Konservasi

Diego (News Week)

Trubus.id -- Sekilas, kamu mungkin tidak menganggap Diego sebagai “pria idaman wanita”. Ia berjalan lamban, mengulurkan lehernya yang panjang dan keriput dan menatap dengan mata mungil yang kecil.

Tetapi pada usia sekitar 130 tahun, Diego tak pernah kesulitan menemukan jodoh. Kura-kura raksasa Galapagos ini memiliki dorongan seks yang sangat tinggi, bahkan, ia dipercaya telah membantu menyelamatkan spesiesnya dari kepunahan.

Diego adalah salah satu dari 15 kura-kura dalam program penangkaran di pulau Santa Cruz di Ekuador. Karena Diego melakukan pekerjaan yang begitu mengesankan, ia dan teman-teman kura-kura lainnya pensiun.

Baca Lainnya : Tak Hanya Ukuran, Cangkang Keras jadi Kunci untuk Selamatkan Kura-kura Gurun yang Terancam

Selama 40 tahun program pemuliaan, populasinya berubah dari 15 menjadi 2.000 kura-kura, menurut pernyataan dari Galapagos Conservancy. Sebanyak 40% dari kura-kura yang dihasilkan dianggap sebagai keturunan Diego. Dia dilaporkan memiliki lebih dari 800 anak sebagai bagian dari program pemuliaan.

Diego adalah salah satu dari banyak kura-kura yang dibawa ke Kebun Binatang San Diego dari ekspedisi ke pulau Española di Galapagos beberapa waktu antara tahun 1928 dan 1933. Ia adalah bagian dari program pemuliaan kebun binatang selama 30 tahun sebelum ia kembali ke Ekuador pada tahun 1977 ke Stasiun Penelitian Charles Darwin. 

Mengapa Diego mendapat sorotan?

Meskipun Diego adalah kura-kura yang menjadi berita utama, pejantan lain - yang hanya dikenal sebagai E5 - sebenarnya juga telah menjadi ayah dari sekitar 60% keturunan, menurut The New York Times. Namun, dia belum menerima sanjungan yang sama. 

Diego memiliki "kepribadian yang besar - cukup agresif, aktif dan vokal dalam kebiasaan kawinnya dan saya pikir dia telah mendapatkan sebagian besar perhatian," James P. Gibbs, seorang profesor biologi lingkungan dan hutan di State University of New York di Syracuse, mengisahkan pada Times.

Baca Lainnya : Studi: Kura-kura Raksasa Ternyata Dapat Dilatih dan Memiliki Ingatan yang Panjang

Sekarang karena hari-hari kawin Diego telah berakhir, rencananya Diego dan teman-teman kura-kura lainnya dilepaskan kembali ke habitat alami mereka di Española pada bulan Maret 2020.

Selain program pemuliaan, upaya konservasi di pulau itu juga dikreditkan untuk kembalinya kura-kura. Proyek-proyek termasuk memberantas spesies yang diperkenalkan dan membantu mempromosikan pertumbuhan kaktus, yang merupakan sumber makanan penting bagi kura-kura, menurut sebuah pernyataan oleh Jorge Carrión, direktur Taman Nasional Galapagos. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: