Anjing Suka Dielus Bagian Perut, Berbeda dengan Kucing. Ini Penjelasannya

TrubusLife
Hernawan Nugroho
15 Jan 2020   17:00 WIB

Komentar
Anjing Suka Dielus Bagian Perut, Berbeda dengan Kucing. Ini Penjelasannya

Kesukaan anjing untuk dielus bagian perutnya ini ternyata berhubungan dengan saraf tertentu di otak anjing (westvet)

Trubus.id -- Apa yang Trubus Mania lakukan saat ada kucing liar maupun kucing peliharaan yang mendekati kita? Biasanya, kita akan mulai mengelus tubuh mereka, baik bagian wajah maupun tubuhnya.

Ilmuwan menuliskan bahwa berdasarkan sains, ada cara dan bagian yang tepat untuk mengelus kucing. Cara yang tepat untuk mengelus kucing agar mereka merasa nyaman dan tidak terganggu adalah di bagian kelenjar harum.

Bagian yang dimaksud sebagai kelenjar harum adalah bagian yang digunakan kucing untuk menyebarkan aroma mereka pada benda atau tubuh manusia. Ini artinya, benda maupun bagian tubuh kita yang sudah bersentuhan dengan kelenjar harum pada tubuh kucing akan menjadi miliknya dan bukan milik hewan, bahkan kucing lain.

Baca Lainnya : Anjing Liar pun Bertingkah Seperti Anak Anjing Saat Menemukan Mainan

Lalu di mana bagian yang tepat untuk mengelus tubuh kucing? Peneliti mengatakan, bagian tubuh kucing yang dapat dielus dan membuat mereka nyaman adalah daerah wajahnya. Daerah atau bagian ini adalah pangkal telinga, pipi, dahi, atau bawah dagu kucing, yang termasuk kelenjar harum.

Sedangkan bagian yang harus dihindari untuk dielus pada tubuh kucing adalah perut dan ekor. Jika kita mengelus bagian ini, kucing akan merasa tidak nyaman, bahkan menyingkirkan tangan kita. Ternyata sebabnya adalah, kucing akan menganggap hal ini sebagai hal yang dilakukan oleh musuh. Yang membuat tidak disukai kucing untuk dielus karena ekor adalah bagian yang penting, sensitif, dan rentan bagi kucing, karena fungsi ekor yang merupakan alat komunikasi dari gerakannya.

Kalau kita melihat orang yang memelihara anjing, maka mungkin kita akan melihat mereka mengelus anjing peliharaannya di bagian perut. Saat dielus perutnya, anjing akan terlihat senang, nyaman, bahkan menikmatinya.

(foto: petworld)

Beberapa anjing kadang bahkan akan mengubah posisi tubuhnya menjadi telentang ketika pemiliknya atau ada orang lain yang mendekat. Tujuannya adalah agar mereka dielus bagian perutnya oleh orang yang mendekatinya.

Kesukaan anjing untuk dielus bagian perutnya ini ternyata berhubungan dengan saraf tertentu di otak anjing. Alasan perut menjadi salah satu bagian kesukaan anjing saat dielus adalah karena adanya saraf spesifik di otak yang aktif saat hal ini dilakukan. Saraf spesifik itu terletak di folikel rambut, nih, sehingga kalau kita mengelus perut anjing yang dipenuhi bulu, maka saraf-saraf tadi akan diaktifkan.

Jenis saraf ini disebutkan oleh peneliti sebagai saraf yang langka dan disebut sebagai MRGPRB4+. Sebenarnya, tidak hanya anjing saja yang punya neuron atau saraf ini, tapi berbagai hewan lainnya, termasuk kucing dan tikus. Namun letak ujung saraf yang berbeda kemudian menjadi penyebab kenapa anjing suka dielus perutnya, sedangkan kucing tidak.

Baca Lainnya : Masalah Perilaku Kucing Umum dan Cara Memperbaikinya

Pada anjing, ujung saraf ini terletak pada bulu atau rambut yang ada di perutnya. Inilah sebabnya, mengelus perut anjing menjadi hal yang mereka sukai, bahkan memberikan sensasi menyenangkan ketika dilakukan.

Selain membuat saraf terstimulasi, ada alasan lainnya, kenapa anjing suka dielus bagian perutnya. Anjing adalah salah satu hewan yang menyukai sentuhan fisik, terutama dengan pemiliknya. Sentuhan fisik yang dilakukan akan membangun ikatan antara hewan peliharaan dengan pemiliknya, serta merupakan cara untuk bersosialisasi. Perut anjing yang dielus juga akan berdampak pada tekanan darah maupun detak jantung mereka.

Ketika kita mengelus perut anjing, hal ini akan menurunkan tekanan darah dan detak jantung anjing. Hasilnya, anjing akan merasa lebih rileks atau santai ketika perutnya dielus oleh orang.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: