Angka Kematian Akibat Kanker Terus Menurun Setiap Tahun

TrubusLife
Hernawan Nugroho
15 Jan 2020   16:00 WIB

Komentar
Angka Kematian Akibat Kanker Terus Menurun Setiap Tahun

Hal ini disinyalir berkaitan dengan berkembangnya pengobatan dan metode screening untuk mendeteksi kanker lebih awal (Healthline)

Trubus.id -- Penyakit kanker hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Akan tetapi, laporan tahunan terbaru oleh American Cancer Society menunjukkan bahwa rata-rata angka kematian akibat kanker menurun dengan konsisten selama 26 tahun terakhir.

Penurunan tersebut terjadi pada berbagai jenis kanker yang cukup banyak ditemukan, termasuk kanker paru-paru, payudara, kolorektal (usus besar dan rektum), dan prostat. Lantas, mengapa hal ini dapat terjadi?

Penurunan angka kematian akibat kanker

Terhitung sejak tahun 1991 hingga 2017, rata-rata angka kematian akibat kanker telah menunjukkan penurunan sebanyak 29 persen. Menurut laporan tersebut, penurunan terbesar terjadi selama tahun 2016 hingga 2017, yakni sebesar 2,2 persen. Jika digambarkan ke dalam jumlah penduduk yang sesungguhnya, ini berarti sekitar 2,9 juta penderita kankermampu bertahan hidup setelah terdiagnosis. Penurunan ini terbilang lebih cepat dibandingkan penyakit terkait jantung, obesitas, hingga Alzheimer.

Baca Lainnya : Studi Ungkap Aktivitas Fisik yang Dapat Kurangi Risiko Kanker

Angka kematian akibat kanker paru-paru menurun sebesar 51 persen pada laki-laki dan 26 persen pada perempuan. Meski demikian, kanker paru-paru masih tetap menjadi penyebab seperempat dari total angka kematian akibat kanker. Jenis kanker yang lain pun menunjukkan penurunan angka kematian yang bervariasi. Berikut gambarannya:

  • Angka kematian akibat kanker payudara berkurang sebanyak 40 persen pada 1989-2017.
  • Angka kematian akibat kanker prostat berkurang sebanyak 52 persen pada 1993-2017.
  • Angka kematian akibat kanker kolorektal berkurang sebanyak 53 persen pada laki-laki (1980-2017) dan 57 persen pada perempuan (1969-2017).
  • Angka kematian rata-rata akibat kanker hati menurun pada laki-laki dan perempuan.

Rata-rata, angka harapan hidup penderita kanker terus bertambah sejak tahun 1970 kecuali kanker serviks dan rahim.

Penurunan angka kematian tercepat terjadi pada kanker kulit melanoma, yakni sebesar 7 persen per tahun selama tahun 2013-2017. Dengan adanya pengobatan terbaru yang disetujui pada tahun 2011, angka harapan hidup pasien kanker selama setahun ke depan yang tadinya sebesar 42 persen bahkan meningkat hingga 55 persen.

Bisakah angka kematian kanker diturunkan lebih jauh lagi?

Angka kematian kanker menggambarkan persentase penderita yang meninggal dunia setelah terdiagnosis kanker dalam jangka waktu tertentu. Baik bertambah ataupun berkurang, perubahan pada angka tersebut bisa dipengaruhi oleh beragam faktor.

Angka kematian akibat kanker kolorektal misalnya, menurun dengan cepat pada tahun 2000-an sejak maraknya penggunaan kolonoskopi untuk mendeteksi penyakit lebih dini. Sementara itu, kematian terkait kanker paru-paru menurun seiring berkurangnya jumlah perokok.

Meski angka kejadian kanker payudara tidak berkurang, angka kematiannya menurun hingga 34 persen pada tahun 2010. Hal ini disinyalir berkaitan dengan berkembangnya pengobatan dan metode screening untuk mendeteksi kanker lebih awal.

Baca Lainnya : 4 Herba yang Terbukti Mampu Menyembuhkan Kanker

Sebaliknya, angka kematian kanker juga dapat bertahan atau meningkat tanpa upaya pencegahan, deteksi dini, dan perkembangan pengobatan. Misalnya, angka kematian kanker tiroid dan pankreas bertambah seiring meningkatnya obesitas yang menjadi faktor risikonya.

Sementara itu, angka kematian akibat kanker serviks dan rahim cenderung tidak menurun, namun juga tidak mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena belum ada perkembangan pengobatan pada pasien kanker serviks dan rahim yang sudah menyebar.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penurunan angka kematian akibat kanker tidak terjadi begitu saja. Perkembangan pengobatan, deteksi dini, dan perbaikan gaya hidup pasien memiliki penting dalam menurunkan angka kematian dari waktu ke waktu.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Manfaat Gula Aren, Apakah Semanis Rasanya?

Health & Beauty   22 Jan 2020 - 11:10 WIB
Bagikan:          

Kenali 5 Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi

Health & Beauty   22 Jan 2020 - 07:55 WIB
Bagikan: