Begini Cara Kelomang Ajari Manusia Tentang Ketimpangan Ekonomi

TrubusLife
Syahroni
08 Jan 2020   10:00 WIB

Komentar
Begini Cara Kelomang Ajari Manusia Tentang Ketimpangan Ekonomi

Kepiting hermit atau kelomang. (Istimewa)

Trubus.id -- Bisakah kepiting hermit atau kelomang mengajarkan kita tentang masalah global yang umum — ketidaksetaraan kekayaan? Jawabannya adalah ya, menurut penelitian pertama yang diterbitkan di Physica A. edisi Januari.

Penulis utama, Ivan Chase, Ph.D., Profesor Sosiologi Emeritus di Stony Brook University, dan rekan-rekan penelitinya menemukan bahwa distribusi cangkang siput kosong tempat kepiting pertapa hidup sangat mirip dengan distribusi kekayaan dalam masyarakat manusia. Mereka menemukan ini dengan mengambil sampel hampir 300 kepiting pertapa, mengeluarkannya dengan lembut dari cangkangnya, dan mengukur berat cangkang tersebut.

Tim menggunakan ukuran yang disebut koefisien Gini untuk menghitung jumlah ketidaksetaraan dalam kepiting dan menemukan itu serupa dengan yang ada di masyarakat manusia skala kecil seperti pemburu-pengumpul dan komunitas pertanian kuno.

"Kekuatan yang menghasilkan ketimpangan kekayaan pada manusia jauh lebih kompleks," tegas Chase. 

Namun, ia percaya bahwa dengan mengamati dan mendokumentasikan aktivitas kepiting pertapa dengan distribusi dan re-distribusi cangkang, kita dapat memperoleh wawasan tentang ketidaksetaraan kekayaan, dan kepiting itu sendiri dapat menjadi model organisme untuk mempelajari masalah yang kompleks dan sulit ini dalam masyarakat manusia. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: