Agar Aman, Cari Tahu Cara Menghitung Jarak Lokasi Petir dari Tempat Kita Berada

TrubusLife
Hernawan Nugroho
29 Des 2019   19:00 WIB

Komentar
Agar Aman, Cari Tahu Cara Menghitung Jarak Lokasi Petir dari Tempat Kita Berada

Petir terbentuk oleh potongan es yang saling bertabrakan di dalam awan (gettyimages)

Trubus.id -- Saat musim hujan, petir lebih sering terjadi. Karenanya, kita harus hati-hati. Soalnya, petir yang menyambar benda di Bumi bisa membakar dan bahkan menghancurkan benda itu, seperti pohon, makhluk hidup lain, atau rumah-rumah.

Tapi ada cara mengukur jarak tempat terjadinya petir dari lokasi kita. Sebelum kita cari tahu caranya, kenali serba-serbi tentang petir, yuk!

Petir terbentuk oleh potongan es yang saling bertabrakan di dalam awan. Tabrakan antara potongan es itu menciptakan muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron). Muatan positif biasanya berkumpul di bagian atas awan, sedangkan muatan negatif berkumpul di bagian bawah awan. Di permukaan Bumi, juga ada muatan positif.

Saat muatan negatif di awan dan muatan positif di permukaan Bumi berada dalam jarak yang dekat, kedua muatan itu akan tarik menarik. Proses tarik menarik inilah yang membentuk petir.

Baca Lainnya : Tahukah Kamu Kalau Sebagian Besar Kilatan Petir Justru Terjadi di Musim Dingin? 

Petir adalah listrik yang bersuhu sangat panas. Suhu rata-rata sebuah petir bisa mencapai 20.000 derajat Celcius. Dengan suhu sepanas itu, petir bisa menghancurkan dan membakar benda yang disambarnya.

Petir biasanya dihasilkan oleh awan cumulonimbus yang tinggi dan padat.Muatan positif yang ada di permukaan Bumi biasanya ada di pohon, gunung, bangunan tinggi, dan tubuh manusia.

Karena itu, ada ribuan orang yang tersambar petir setiap tahunnya. Hal itu terdengar mengerikan, namun kita bisa melakukan beberapa hal supaya tidak tersambar petir.

Misalnya, segera masuk ke dalam rumah jika ada petir. Usahakan untuk menjauhi air, pohon, dan bangunan beratap logam. Di dalam rumah, kita juga sebaiknya tidak menggunakan gawai yang memiliki sambungan kabel serta tidak berada di dekat kabel dan soket listrik.

Bagaimana cara menghitung jarak petir?

Petir biasanya berupa kilatan cahaya yang cukup terang dan disertai dengan suara gemuruh beberapa detik setelahnya. Nah, kita bisa menggunakan dua hal itu untuk mengetahui di mana petir itu terjadi.

Saat melihat kilatan petir, kita bisa menghitung sesuai dengan kecepatan jarum jam. Setelah mendengar suara gemuruh, berhentilah untuk menghitung. Setelah itu, angka terakhir yang kita sebutkan bisa dibagi dengan lima. Hasil dari pembagian itu adalah jarak tempat terjadinya petir dalam hitungan mil.

Baca Lainnya : Berlindung dari Badai, Enam Orang Meninggal Dunia karena Disambar Petir

Contoh mudahnya begini. Kita melihat kilatan petir, setelah itu kita menghitung. Saat di hitungan kelima, kita mendengar gemuruh.

Gemuruh terdengar di hitungan kelima, jadi menghitungnya begini 5:5=1. Angka satu itu menunjukkan jarak terjadinya petir dalam hitungan mil. 1 mil sama dengan 1,6 kilometer.

Ingat cara menghitung jarak petir ini agar tetap waspada dan bisa menghindar dari petir, ya!

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Berkebun Efektif Hilangkan Stres Hingga Menjadi Trauma Healing

Health & Beauty   10 Juli 2020 - 10:20 WIB
Bagikan: