Kelamaan Tidur Sebabkan Frekuensi Mimpi Buruk Meningkat?

TrubusLife
Thomas Aquinus
27 Des 2019   12:00 WIB

Komentar
Kelamaan Tidur Sebabkan Frekuensi Mimpi Buruk Meningkat?

Ilustrasi mimpi buruk. (Psych Central)

Trubus.id -- Mendapatkan tidur yang berkualitas adalah salah satu hal penting yang dapat kita lakukan untuk diri sendiri. Tidur yang sehat dan nyenyak di malam hari dapat membantu meningkatkan suasana hati, meningkatkan kinerja, mempertahankan berat badan yang sehat, dan juga mengatur kadar gula darah. Biasanya disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam agar tetap sehat dan bugar, tetapi apakah kamu tahu bahwa tidur selama jam tambahan di akhir pekan mungkin berimplikasi aneh? 

Efek samping yang aneh

Sesuai penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford, semakin lama kita tidur, semakin sering kita bermimpi aneh.

Studi ini dilakukan pada 846 peserta, di mana para peneliti memeriksa kejadian mimpi buruk dan tingkatannya. Sesuai penelitian, setidaknya satu dari setiap 20 orang mengalami mimpi buruk setiap minggu sedangkan frekuensi mimpi buruk lebih besar untuk orang yang menderita masalah mental.

Baca Lainnya : Bagaimana Cara Menciptakan Kebiasaan Tidur Sehat?

Juga diperhatikan bahwa para peserta yang tidur lebih lama setiap malam menyaksikan mimpi buruk 35 persen lebih banyak. Dengan durasi tidur yang lebih lama berarti tidur lebih dari sembilan jam pada malam tertentu. Tidak hanya itu, orang yang tidur kurang dari 7 jam per hari juga terkadang mengalami mimpi aneh.

Terlepas dari ini, saat melakukan penelitian, para peneliti juga mempelajari efek konsumsi alkohol pada mimpi seseorang. Pada akhirnya, ditemukan bahwa kandungan etanol dalam alkohol menginduksi pergerakan mata yang cepat karena ada kemungkinan bahwa orang yang mengonsumsi alkohol di malam hari sebelum tidur mungkin tidak bermimpi sama sekali sepanjang malam dan jika mereka mimpi biasanya cukup intens.

Jadi, jika kamu ingin menghindari mimpi buruk di malam hari maka waktu tidur idealnya adalah 7-9 jam. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Health & Beauty   21 Des 2020 - 17:12 WIB
Bagikan: