56 Beruang Kutub Teror Desa di Rusia Karena Es Kutub Utara yang Melemah

TrubusLife
Syahroni
08 Des 2019   21:00 WIB

Komentar
56 Beruang Kutub Teror Desa di Rusia Karena Es Kutub Utara yang Melemah

Lebih dari 50 beruang kutub telah berkumpul di tepi sebuah desa di ujung utara Rusia. (Doc/ AFP)

Trubus.id -- Lebih dari 50 beruang kutub telah berkumpul di tepi sebuah desa di ujung utara Rusia, ungkap para pencinta lingkungan dan penduduk, ketika es Kutub Utara yang lemah membuat mereka tidak dapat berkeliaran mencari makan. Cabang World Wildlife Fund di Rusia mengatakan, perubahan iklim yang harus disalahkan, karena suhu yang sangat hangat mencegah es di pantai terbentuk.

WWF mengatakan, 56 beruang kutub telah berkumpul di daerah satu kilometer persegi (0,4 mil persegi) di dekat desa Ryrkaipy di Chukotka di ujung timur laut Rusia. Ada kekhawatiran mereka bisa memasuki desa, rumah bagi kurang dari 1.000 orang, dan patroli telah dibentuk untuk memantau pergerakan mereka.

Baca Lainnya : Beruang Kutub Mengunyah Plastik di Pulau Terpencil, Tanda Polusi yang Mengkhawatirkan

"Jumlah pertemuan manusia dan pemangsa di Kutub Utara meningkat," kata WWF dalam pernyataannya dilansir dari AFP. "Alasan utama adalah menurunnya luas es laut karena perubahan iklim. Dengan tidak adanya lapisan es, hewan terpaksa pergi ke darat untuk mencari makanan."

Penduduk telah mengumpulkan bangkai walrus di daerah itu untuk mencoba menjaga beruang tidak berkeliaran ke desa.

"Kami telah membuat titik makan dengan bangkai walrus yang kami kumpulkan di sepanjang pantai," kata Tatyana Minenko dari "Patroli Beruang" setempat kepada kantor berita RIA Novosti.

Baca Lainnya : Pemanasan Global, Beruang Kutub Diambang Kelaparan

"Selama tidak ada pembekuan besar, es laut tidak akan terbentuk dan beruang akan tetap di pantai," katanya.

Layanan cuaca Rusia mengatakan suhu di kawasan itu akan turun dari Sabtu dan es pantai akan membeku pada 11 Desember.

Beruang kutub secara teratur mengunjungi daerah-daerah yang dihuni manusia di Rusia Arktik untuk mencari makanan, sering kali dalam bak sampah. Tetapi jumlah kunjungan telah meningkat ketika pencairan es Kutub Utara dari perubahan iklim memaksa beruang untuk menghabiskan lebih banyak waktu di tanah tempat mereka bersaing untuk mendapatkan makanan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Manfaat Gula Aren, Apakah Semanis Rasanya?

Health & Beauty   22 Jan 2020 - 11:10 WIB
Bagikan:          

Kenali 5 Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi

Health & Beauty   22 Jan 2020 - 07:55 WIB
Bagikan: